Selamat Datang di eTurboNews | eTN   Klik untuk mendengarkan teks yang disorot! Selamat Datang di eTurboNews | eTN

Klik disini ijika Anda punya berita untuk dibagikan

Berita Perjalanan Zimbabwe Breaking Travel News Berita Perjalanan Terkini eTN Berita Pemimpin Perjalanan & Pariwisata Pariwisata PBB (UNWTO)

Pengadilan Tinggi Zimbabwe Membebaskan Mantan Menteri Pariwisata Walter Mzembi

Mzembi
Ditulis oleh Juergen T Steinmetz

Mantan Menteri Pariwisata Zimbabwe, Walter Mzembi, dibebaskan setelah Pengadilan Tinggi Zimbabwe membebaskannya dari hukuman setelah 11 bulan dipenjara yang diwarnai penundaan berulang kali. Mzembi, yang pernah menjadi ikon pariwisata global dan kandidat kepemimpinan Pariwisata PBB, menyebut putusan itu sebagai penundaan keadilan dan menyoroti penderitaan banyak tahanan yang tidak mendapatkan proses hukum yang adil.

Selama hampir setahun, pria yang pernah dipuja di istana kepresidenan, ruang diplomatik, dan KTT pariwisata global itu bangun setiap pagi di balik dinding dingin sel penjara Harare.

Walter Mzembi — mantan Menteri Pariwisata Zimbabwe yang karismatik dan pernah menjadi kandidat terdepan untuk memimpin Organisasi Pariwisata Dunia Perserikatan Bangsa-Bangsa — telah jatuh dari seorang negarawan global menjadi seorang tahanan.

Namun pada hari Rabu, setelah 11 bulan yang menyakitkan yang ditandai dengan penundaan pengadilan, ketidakpastian, dan siksaan emosional, Pengadilan Tinggi Zimbabwe mengembalikan apa yang diyakini banyak orang seharusnya tidak pernah diambil darinya: Kebebasannya.

Di luar Gedung Pengadilan Tinggi di Harare, emosi meluap saat Mzembi berjalan menuju sinar matahari sebagai orang bebas lagi. Para jurnalis, pendukung, pengacara, dan warga biasa yang menunggu menyaksikan mantan diplomat itu—tampak kelelahan tetapi tersenyum—menyatakan dengan sederhana:

“Keadilan telah ditegakkan.”

Kemudian muncullah kata-kata yang mengungkap luka yang lebih dalam akibat hampir setahun berada di balik jeruji besi.

“Proses hukum yang adil telah ditolak,” kata Mzembi kepada wartawan, menambahkan bahwa mungkin “50% dari orang-orang di balik jeruji besi mungkin berada dalam situasi seperti saya.”

Itu bukanlah pidato kemenangan seorang politikus yang mencari balas dendam. Itu adalah refleksi seorang pria yang diubah oleh penderitaan. Pengadilan Tinggi Zimbabwe akhirnya telah berbicara — dan meskipun keadilan datang terlambat, keadilan itu datang dengan kejelasan yang tak terbantahkan.

Bagi banyak orang di Afrika dan komunitas pariwisata global, pembebasan Mzembi terasa sangat personal.

Beberapa tahun yang lalu, beliau termasuk di antara para pemimpin pariwisata yang paling dihormati di dunia. Sebagai menteri pariwisata Zimbabwe yang telah lama menjabat, beliau membantu membentuk kembali citra internasional negaranya dan menjadi salah satu suara terkuat Afrika dalam diplomasi pariwisata global. Pengaruhnya meluas jauh melampaui Afrika, mendapatkan kekaguman di Eropa, Timur Tengah, Asia, dan Amerika.

Pada tahun 2017, Mzembi hampir saja mencetak sejarah dengan menjadi Sekretaris Jenderal badan pariwisata PBB pertama dari Afrika. Para diplomat di seluruh dunia memandangnya sebagai sosok pembangun jembatan yang ulung, mampu menyatukan bangsa-bangsa melalui pariwisata dan pemahaman budaya.

Kemudian terjadilah keruntuhan yang mengejutkan.

Gejolak politik di Zimbabwe menggulingkan pemerintahan yang telah ia layani. Tuduhan kriminal pun menyusul. Penayangan di pengadilan semakin banyak. Kebebasan perlahan lenyap di tengah penundaan prosedural yang tak berujung dan sidang yang ditunda.

Selama 11 bulan, mantan negarawan internasional itu tetap dipenjara sementara perjuangan hukumnya berlarut-larut. Teman dan pendukungnya mengatakan penjara telah mengubahnya secara mendalam.

Hilang sudah sosok diplomat yang berkeliling dunia, melewati ruang kelas satu dan koridor kementerian. Sebagai gantinya, muncul sosok yang lebih tenang dan bijaksana, yang mengalami sendiri penderitaan, kepadatan berlebihan, ketidakpastian, dan keputusasaan yang dialami setiap hari oleh para narapidana biasa.

Namun, bahkan dalam keadaan terkurung, banyak orang di dunia pariwisata tidak pernah berhenti percaya padanya.

Kabarnya, pesan dukungan datang dari mantan menteri, diplomat, eksekutif pariwisata, dan teman-teman di berbagai benua — orang-orang yang tidak hanya mengingat politisi tersebut, tetapi juga sosok yang membantu menempatkan pariwisata Afrika di panggung global.

Putusan bebas pada hari Rabu ini menutup salah satu babak politik dan hukum paling dramatis dalam sejarah Zimbabwe.

gambar 17 | eTurboNews | eTN
Pengadilan Tinggi Zimbabwe Membebaskan Mantan Menteri Pariwisata Walter Mzembi

Saat meninggalkan gedung pengadilan, Mzembi menggambarkan dirinya sebagai "lahir kembali," bersyukur kepada Tuhan, tim pengacaranya, dan mereka yang mendukungnya melalui masa-masa tergelap dalam hidupnya. Bagi Zimbabwe, putusan ini juga membuka kembali pertanyaan-pertanyaan sulit tentang keadilan yang tertunda dan penahanan pra-persidangan yang berkepanjangan.

Namun bagi Walter Mzembi, momen itu lebih sederhana.

Setelah hampir setahun mendekam di balik jeruji besi, pria yang pernah hampir memimpin pariwisata dunia akhirnya berhasil mendapatkan kembali kredensial diplomatik paling mendasar dan berharga dari semuanya:

Kebebasannya.

Tentang Penulis

Juergen T Steinmetz

Juergen Thomas Steinmetz terus bekerja di industri perjalanan dan pariwisata sejak remaja di Jerman (1977).
Dia menemukan eTurboNews pada tahun 1999 sebagai buletin online pertama untuk industri pariwisata perjalanan global.

Tinggalkan Komentar

Klik untuk mendengarkan teks yang disorot!