Gading darah Uganda disita di Kenya

UGANDA (eTN) – Sebuah peti kemas sepanjang 20 kaki, yang dilaporkan berasal dari Uganda, disita di sebuah galangan pengiriman di Changamwe dekat pelabuhan Mombasa, sambil menunggu untuk dikirim ke tujuan yang belum dikonfirmasi.

UGANDA (eTN) – Sebuah peti kemas sepanjang 20 kaki, yang dilaporkan berasal dari Uganda, disita di sebuah galangan kapal di Changamwe dekat pelabuhan Mombasa, sambil menunggu untuk dikirim ke tujuan luar negeri yang belum dikonfirmasi.

Sumber di Mombasa juga tidak dapat memastikan apakah penyitaan itu merupakan hasil dari tip off atau inspeksi umum kargo yang ditujukan untuk negara-negara tertentu, yang sekarang berada di bawah pengawasan ketat atas kelaparan dan keserakahan mereka akan gading darah.

Beberapa kontainer lain dari titik asal yang sama masih dilacak, meningkatkan spektrum untuk menemukan lebih banyak lagi gading gelap yang disembunyikan untuk diselundupkan keluar dari Afrika.

Jumlah gading yang disita masih dirahasiakan pada saat informasi ini terungkap, tetapi dilaporkan cukup besar untuk disebut sebagai temuan besar.

Sementara perburuan gajah di Uganda masih rendah dan relatif terkendali, dibandingkan dengan misalnya Tanzania yang dinobatkan sebagai sumber terbesar darah gading oleh laporan baru-baru ini, Uganda diyakini digunakan sebagai titik transit untuk gading yang diselundupkan dari negara tetangga. Walaupun pada umumnya kewaspadaan lembaga bea cukai dan penegakan hukum tinggi, hal itu jelas perlu ditingkatkan untuk mencegah insiden serupa di masa depan.

Tidak ada penangkapan yang dilakukan pada saat artikel ini diunggah tetapi beberapa orang yang terkait dengan kontainer dan “dokumen”nya dicari oleh polisi di Mombasa dan di Kampala untuk diinterogasi.


WTNGABUNG | eTurboNews | eTN

(eTN): Gading darah Uganda disita di Kenya | izin posting ulang memposting konten


 

Tentang Penulis

Linda Hohnholz

Pemimpin redaksi untuk eTurboNews berbasis di markas eTN.

Bagikan ke...