Singapura - Tourism Seychelles telah meningkatkan keterlibatannya di pasar Asia Tenggara dengan mengadakan Lokakarya Destinasi eksklusif di Singapura, yang secara strategis menargetkan komunitas penggemar menyelam dan kelautan yang berkembang di kota tersebut.
Diselenggarakan bekerja sama dengan Klan PengembaraLokakarya tersebut memposisikan Kepulauan Seychelles sebagai destinasi utama untuk eksplorasi kelautan dan wisata berbasis alam. Inisiatif ini menyoroti daya tarik kepulauan tersebut bagi para pelancong yang mencari pengalaman otentik dan mendalam di lautan.
Sesi intim ini mempertemukan 30 peserta yang dipilih dengan cermat, terutama calon wisatawan yang sangat tertarik dengan menyelam dan belum pernah mengunjungi Seychelles. Agen perjalanan selam khusus juga hadir, didampingi oleh klien mereka, yang mencerminkan meningkatnya minat terhadap destinasi ini di segmen perjalanan bahari khusus.
Mewakili Tourism Seychelles, Ibu Amia Jovanovic-Desir, Manajer untuk Asia Tenggara, menyampaikan presentasi komprehensif yang menyoroti keragaman kepulauan tersebut. Presentasinya menyoroti lanskap granit ikonik Seychelles, taman laut yang dilindungi, pantai-pantai yang masih alami, dan ekosistem bawah laut yang berkembang pesat.
“Seychelles menawarkan kombinasi langka antara keindahan alam yang belum tersentuh dan keanekaragaman hayati laut yang kaya, menjadikannya destinasi ideal bagi para pelancong yang mencari pengalaman laut yang bermakna dan mendalam,” kata Ibu Jovanovic-Desir. “Terlibat langsung dengan komunitas khusus seperti penyelam memungkinkan kami untuk membangun hubungan yang lebih dalam dan menampilkan esensi sejati dari pulau-pulau kami.”
Program ini semakin diperkaya oleh testimoni dari Bapak Raj, CEO IPC Group, dan Bapak John Thet, CEO ADEX (Asia Dive Expo), yang berbagi wawasan langsung dari perjalanan Familiarisasi (FAM) mereka ke Seychelles pada November 2025. Pengalaman mereka memperkuat reputasi destinasi tersebut sebagai pusat menyelam terkemuka dengan identitas pulau yang unik.
Menambahkan keahlian industri lebih lanjut, Elizabeth Fideria dari Big Blue Divers Seychelles menyoroti peluang menyelam yang luar biasa di kepulauan tersebut. Dengan formasi granit yang dramatis, terumbu karang yang hidup, dan pertemuan dengan pari manta, hiu paus, dan penyu laut, Seychelles terus menonjol sebagai destinasi menyelam kelas dunia di Samudra Hindia.
Di luar presentasi formal, lokakarya ini menciptakan peluang berharga untuk keterlibatan langsung antara peserta dan mitra pariwisata dalam suasana santai dan interaktif. Para tamu juga menikmati sesi mencicipi Takamaka Rum, minuman khas lokal Seychelles yang ikonik, menambahkan dimensi budaya otentik pada malam itu.
Acara tersebut diakhiri dengan undian berhadiah menarik yang menampilkan hadiah-hadiah bertema Seychelles. Hadiah utama, yang disponsori oleh Big Blue Divers Seychelles, termasuk menginap tiga malam untuk dua orang di The Salty Palms, dikombinasikan dengan pengalaman menyelam eksklusif di Seychelles.
Melalui inisiatif yang terarah seperti ini, Tourism Seychelles terus memperkuat kehadirannya di Asia Tenggara, membangun koneksi yang bermakna dengan segmen wisatawan bernilai tinggi dan mitra dagang khusus, sekaligus mempromosikan pariwisata berkelanjutan dan berbasis pengalaman.



Tinggalkan Komentar