The World Tourism Network Chapter Indonesia, di bawah pimpinan Ketua Mudi Astuti, merupakan salah satu chapter yang paling aktif di WTN jaringan di 133 negara. Merangkul Transformasi Berkelanjutan dalam Industri Pariwisata Indonesia adalah pesan utamanya.
The World Tourism Network di Indonesia Rayakan Hari Pariwisata Dunia
Memperingati Hari Pariwisata Dunia 2025 di Indonesia berarti Merangkul Transformasi Berkelanjutan dalam Industri Pariwisata Indonesia, menurut WTN Chairwoman Mudi Astuti.
Industri pariwisata Indonesia mengalami pertumbuhan yang signifikan, dengan 8.53 juta wisatawan mancanegara yang berkunjung dari Januari hingga Juli 2025, meningkat 10.04% dibandingkan tahun sebelumnya. Menjelang Hari Pariwisata Sedunia 2025, tema "Pariwisata dan Transformasi Berkelanjutan" menggarisbawahi pentingnya penerapan praktik berkelanjutan dalam industri ini.

Inisiatif Utama untuk Pariwisata Indonesia
• Praktik Berkelanjutan: Mendorong perjalanan ramah lingkungan, mengurangi emisi karbon, dan melestarikan keanekaragaman hayati.
• Pariwisata Berbasis Masyarakat: Mendukung masyarakat lokal dan mempromosikan pelestarian budaya.
• Pendidikan dan Pelatihan: Menyediakan lokakarya dan program pelatihan tentang pariwisata berkelanjutan dan aksi iklim.
• Infrastruktur Hijau: Mengadopsi energi terbarukan dan fasilitas perhotelan yang berkelanjutan.
Tantangan bagi Industri Pariwisata Indonesia
• Sertifikasi Pariwisata Berkelanjutan Terbatas: Hanya 14 hotel yang memperoleh sertifikasi GSTC.
• Pariwisata berlebihan: Mengelola jumlah wisatawan untuk mencegah kerusakan lingkungan.
• Pengembangan Infrastruktur: Meningkatkan bandara, jalan raya, dan fasilitas perhotelan.
Inisiatif Pemerintah Pariwisata di Indonesia
• Inisiatif Transisi Hijau: Kolaborasi dengan ILO untuk pariwisata berkelanjutan.
• Kemitraan Publik-Swasta: Mendorong pertumbuhan dan keberlanjutan industri.
• Peningkatan Kapasitas: Berinvestasi dalam sumber daya manusia dan kapasitas kelembagaan.
Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata di Indonesia
• Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata dan Kesehatan Sanur: Dilengkapi rumah sakit berstandar internasional, hotel bintang lima, dan fasilitas pendukung.
Prospek Masa Depan Pariwisata Indonesia
• 16 juta pengunjung mancanegara ditargetkan pada tahun 2025
• Pendapatan pariwisata diperkirakan mencapai $15.9 miliar pada tahun 2028
• Tingkat pertumbuhan tahunan kedatangan wisatawan sebesar 3.7%
Sejalan dengan tema Hari Pariwisata Dunia, Kementerian Pariwisata Indonesia harus memprioritaskan kemitraan publik-swasta di luar proses tender, dengan mendorong pendekatan kolaboratif yang menguntungkan masyarakat lokal dan industri pariwisata. Dengan mengadopsi pendekatan inklusif, Indonesia dapat menciptakan industri pariwisata yang lebih berkelanjutan dan bertanggung jawab.
The World Tourism Network siap memainkan peran penting, juga untuk memastikan banyaknya usaha kecil dan menengah menjadi bagian dari diskusi publik secara keseluruhan.
Juergen Steinmetz, Ketua World Tourism Network, berterima kasih kepada Mudi dan timnya atas kerja intensif mereka yang dilakukan dengan baik di Indonesia.



Tinggalkan Komentar