Parade karnaval penuh warna melewati jalan raya utama Kazanlak, Bulgaria pada hari Minggu, hari terakhir Festival Mawar ke-122. Parade jalanan terbesar di Bulgaria ini merupakan puncak festival yang sangat dinantikan. Tahun ini, mottonya adalah “Parade Keharuman dan Keindahan yang Meriah.”
Kazanlak pada zaman dahulu adalah sebuah kota di Provinsi Stara Zagora, Bulgaria. Kota ini terletak di tengah dataran dengan nama yang sama, di kaki pegunungan Balkan, di ujung timur Lembah Mawar.
Mawar
Selain bunga mawar, Kazanlak juga dikenal sebagai rumah bagi Raja-Raja Thrakia, dan bahkan sekarang, Anda dapat mengunjungi makam-makam Thrakia yang terawat baik. Makam-makam tersebut, bersama dengan Museum Mawar, sekarang menjadi bagian dari Situs Warisan Dunia UNESCO. Museum Mawar merupakan objek wisata yang wajib dikunjungi di Kazanlak.
Makam Kazanlak Thracia
Ditemukan pada tahun 1944, makam ini berasal dari periode Helenistik, sekitar akhir abad ke-4 SM. Makam ini terletak di dekat Seutopolis, ibu kota raja Thrakia Seutes III, dan merupakan bagian dari pekuburan besar Thrakia. Makam ini memiliki koridor sempit dan ruang pemakaman bundar, keduanya dihiasi dengan mural yang menggambarkan ritual dan budaya pemakaman Thrakia. Lukisan-lukisan ini merupakan mahakarya seni Bulgaria yang paling terpelihara dari periode Helenistik.

Dipimpin oleh Ratu Mawar 2025, Maria Shamburova, dan juara kedua Konstantina Kostadinova dan Tanya Chipilska, parade tahun ini lebih semarak dan spektakuler dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Kelompok musik rakyat Bulgaria memamerkan warisan Lembah Mawar kepada tamu internasional.
Prosesi yang meriah ini menampilkan sekolah-sekolah setempat, pusat-pusat komunitas, kelompok-kelompok budaya, dan peserta internasional. Para penonton menikmati kostum dan pertunjukan tradisional, dan perayaan diakhiri dengan tarian berantai horo yang dipimpin oleh kelompok musik rakyat Iskra.
Di antara tamu resmi tersebut adalah Ketua Majelis Nasional Nataliya Kiselova, Wakil Presiden Iliana Iotova, Metropolitan Cyprian dari Stara Zagora, Wakil Ketua Parlemen Yuliana Mateeva, Menteri Pendidikan dan Sains Krasimir Valchev, anggota parlemen, Gubernur Daerah Stara Zagora Nedelcho Marinov, Ketua Dewan Kota Nikolay Zlatanov, pejabat daerah dan lokal, serta delegasi dari kota kembar Kazanlak.
Wakil Presiden Bulgaria angkat bicara
Berbicara kepada para hadirin, Wakil Presiden Iliana Iotova mengatakan mawar Bulgaria seharusnya sudah lama dilindungi dengan perhatian khusus oleh negara, tidak hanya sebagai bagian dari produksi pertanian, tetapi juga sebagai harta nasional yang layak mendapatkan dukungan khusus bagi mereka yang membudidayakan dan mengolahnya. “Saya yakin bahwa dengan upaya bersama, ini akan menjadi kenyataan. Selain keindahannya, mawar juga merupakan duta terbaik Bulgaria – mawar tidak mengenal batas negara,” katanya.

Mengenang pengakuan baru-baru ini di ibu kota parfum dunia, kota Grasse di Prancis, Iotova mengatakan bahwa ia bangga mewakili Bulgaria bersama Wakil Wali Kota Kazanlak, Srebra Kaseva. “Di sana, nama 'Kazanlak' diucapkan dengan penuh emosi dan rasa hormat,” katanya, seraya menambahkan bahwa Wali Kota Galina Stoyanova telah berhasil membela industri minyak esensial Bulgaria di Eropa. “Anda disebut-sebut bukan hanya sebagai wali kota dan pemimpin Bulgaria, tetapi juga sebagai pemimpin Eropa,” katanya kepada Stoyanova, memuji upaya pemerintah setempat. “Perjuangan ini bukan hanya tentang Kazanlak, tetapi juga tentang Karlovo, Pavel Banya, dan setiap kota Bulgaria yang membela industri ini.”
Iotova mengacu pada amandemen yang diusulkan EC terhadap Peraturan Klasifikasi, Pelabelan, dan Pengemasan Bahan Kimia, yang menurutnya minyak esensial akan diklasifikasikan sebagai minyak yang berpotensi berbahaya.
Pada tahun 2023, Stoyanova memperingatkan bahwa minyak mawar mungkin kehilangan statusnya sebagai produk pertanian dan diperlakukan sebagai produk kimia berdasarkan peraturan pengendalian industri kimia. Anggota Parlemen Eropa Bulgaria dari semua kelompok politik bertindak serempak pada saat itu. Mereka memengaruhi pemungutan suara Parlemen Eropa yang mendukung usulan Bulgaria untuk merevisi posisi sementara tentang minyak esensial.
Mawar adalah Simbol Bulgaria
Nataliya Kiselova berkata, “Mawar bukan hanya simbol Lembah Kazanlak tetapi juga simbol Bulgaria.”
Wali Kota Galina Stoyanova juga menyambut para pengunjung, mengundang mereka untuk kembali dan melanjutkan menulis kisah Kazanlak. Ia berbicara tentang mawar Bulgaria sebagai simbol nasional yang dijunjung tinggi dan memuji generasi perempuan yang telah menjaga tradisi mawar tetap hidup. Ia mencatat bahwa selama berabad-abad, para ibu di Kazanlak telah mewariskan tradisi menenun karangan bunga mawar kepada putri-putri mereka.
Sebelumnya pada hari itu, pengunjung dari Bulgaria dan luar negeri berkumpul di dekat Kazanlak untuk mengikuti ritual memetik mawar tradisional, yang diperagakan kembali oleh kelompok musik rakyat setempat, yang merupakan salah satu acara puncak Festival Mawar. Acara tersebut dihadiri oleh para duta besar dan perwakilan Korps Diplomatik, serta delegasi dari kota kembar Kazanlak.



Tinggalkan Komentar