Pariwisata telah lama menjadi salah satu penggerak ekonomi terkuat Panama. Dari cakrawala Kota Panama yang ikonik hingga Terusan Panama, negara ini menarik jutaan pengunjung setiap tahun dan menghasilkan miliaran dolar dalam aktivitas ekonomi. Namun, terlepas dari semua kesuksesannya, industri pariwisata Panama tetap sangat terkonsentrasi di ibu kota, sehingga sebagian besar wilayah pedalaman negara itu masih terbelakang dan terputus secara ekonomi dari manfaat yang dapat dibawa oleh pariwisata.
Ketidakseimbangan itu kini menjadi isu sentral dalam diskusi ekonomi nasional.
Menurut Giulia De Sanctis, presiden Asosiasi Eksekutif Bisnis Panama (APEDE), Panama harus mengarahkan sebagian strategi promosi pariwisatanya ke provinsi-provinsi pedalaman untuk merangsang lapangan kerja dan peluang ekonomi di seluruh negeri.
“Panama perlu menciptakan lapangan kerja, dan salah satu cara tercepat, paling berkelanjutan, dan paling berdampak untuk mencapai hal ini adalah melalui pariwisata darat,” kata De Sanctis dalam kolom APEDE. La Voz de Apede“Pariwisata tidak hanya meningkatkan sektor perhotelan; tetapi juga meresap ke seluruh perekonomian karena mendorong konsumsi, mengaktifkan rantai nilai, memperkuat perdagangan, dan menciptakan peluang di berbagai sektor secara bersamaan.”
Pentingnya Pariwisata bagi Perekonomian Panama
Sektor pariwisata telah memainkan peran penting dalam perekonomian Panama. Sebelum pandemi, sektor ini menyumbang sekitar 11–13% dari PDB negara dan mendukung ratusan ribu lapangan kerja, baik secara langsung maupun tidak langsung.
Pada tahun 2023, Panama menyambut lebih dari 2.5 juta pengunjung, hampir kembali ke tingkat sebelum pandemi. Pendapatan pariwisata melebihi US$5 miliar, yang menggarisbawahi pentingnya strategis industri ini untuk pertumbuhan nasional.
Sebagian besar pengunjung datang dari:
- Amerika Serikat
- Kolumbia
- Venezuela
- Ekuador
- Brasil
- Spanyol
- Kanada dan Eropa juga tetap menjadi pasar jarak jauh yang penting.
Rata-rata pengunjung tinggal antara 6 hingga 8 hari dan menghabiskan lebih banyak uang per kapita dibandingkan wisatawan di banyak negara tetangga. Pengeluaran rata-rata diperkirakan sekitar US$1,850 per perjalanan, atau lebih dari US$230 per hari.
Angka-angka ini menunjukkan bahwa pariwisata bukan sekadar kegiatan rekreasi—tetapi merupakan industri ekspor utama yang menyuntikkan devisa ke perekonomian Panama sekaligus mendukung transportasi, pertanian, restoran, ritel, hiburan, dan layanan lokal.
Mengapa Bagian Dalam Itu Penting
Terlepas dari angka yang kuat, aktivitas pariwisata tetap terpusat secara tidak proporsional di sekitar Kota Panama dan objek wisata di sekitarnya. Pengunjung internasional sering kali tiba, tinggal sebentar di ibu kota, mengunjungi terusan, lalu pergi atau melanjutkan perjalanan ke destinasi lain di wilayah tersebut.
Hal ini membatasi manfaat ekonomi yang sampai ke provinsi-provinsi seperti:
- Chiriqui
- veraguas
- Colocl
- Los santos
- Bocas del Toro
- Darien
Namun, wilayah-wilayah ini menyimpan beberapa aset pariwisata paling berharga di negara ini:
- Pantai dan pulau
- Pegunungan dan hutan awan
- budaya asli
- Wisata kopi
- Ekowisata dan keanekaragaman hayati
- Petualangan perjalanan
- Pengamatan paus dan wisata bahari
- Taman nasional dan situs warisan UNESCO
Penelitian oleh Bank Dunia menemukan bahwa pariwisata di Panama memiliki efek pengganda yang sangat kuat di daerah pedesaan dan pinggiran, seringkali menghasilkan manfaat distribusi pendapatan yang lebih besar daripada sektor-sektor yang terkonsentrasi di pusat-pusat kota.
Berbeda dengan industri padat modal, pariwisata menciptakan peluang bagi usaha kecil:
- Hotel milik keluarga
- restoran
- Pemandu wisata
- Pengrajin
- Petani
- Nelayan
- Penyedia transportasi
Oleh karena itu, pariwisata pedalaman semakin dipandang bukan hanya sebagai kebijakan pariwisata, tetapi juga sebagai strategi pembangunan sosial dan regional.
Keselamatan dan Infrastruktur Sangat Penting
Untuk berhasil mengembangkan pariwisata ke wilayah pedalaman, Panama harus terus berinvestasi dalam infrastruktur dan keamanan publik.
Prioritas para pelancong saat ini adalah:
- Jalan dan transportasi yang aman
- Akses layanan kesehatan yang andal
- Keamanan di zona wisata
- Konektivitas digital
- Pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan
Panama umumnya dianggap sebagai salah satu destinasi yang lebih aman di Amerika Latin, terutama di wilayah pariwisata yang sudah mapan. Namun, infrastruktur yang tidak merata dan layanan pariwisata yang terbatas di luar ibu kota masih menjadi hambatan bagi pergerakan pengunjung yang lebih luas.
Perbaikan jalan raya, bandara regional, rambu-rambu, layanan dwibahasa, dan promosi pariwisata digital dapat secara signifikan meningkatkan jumlah kunjungan menginap di provinsi-provinsi tersebut.
Persepsi keamanan juga penting secara internasional. Wisatawan modern mencari destinasi di mana mereka merasa aman untuk menjelajah secara mandiri, terutama wisatawan ramah lingkungan dan wisatawan petualangan yang sering berpetualang ke luar kota-kota besar.
Pariwisata Berkelanjutan Menciptakan Nilai Jangka Panjang
Tren pariwisata global semakin mengutamakan pengalaman otentik dibandingkan pariwisata perkotaan tradisional. Wisatawan mencari:
- Alam
- Wellness
- budaya
- Keberlanjutan
- Pengalaman komunitas
Hal ini menciptakan peluang besar bagi Panama.
Negara ini memiliki keanekaragaman hayati yang luar biasa, termasuk hutan hujan, ekosistem laut, dan kawasan lindung yang dapat menarik wisatawan internasional bernilai tinggi. Pariwisata darat yang berkelanjutan dapat membantu melestarikan sumber daya alam ini sekaligus menghasilkan pendapatan bagi masyarakat setempat.
Studi secara konsisten menunjukkan bahwa pengunjung yang tinggal lama menciptakan dampak ekonomi yang jauh lebih besar daripada kunjungan kapal pesiar singkat atau wisata transit karena mereka menghabiskan lebih banyak uang untuk penginapan, makanan, transportasi, dan pengalaman lokal.
Di situlah letak keunggulan wilayah pedalaman Panama.
Kesempatan Nasional
Panama telah memantapkan posisinya sebagai pusat logistik dan keuangan global. Langkah selanjutnya mungkin adalah mentransformasikan diri menjadi destinasi wisata yang beragam di mana peluang ekonomi meluas hingga ke luar ibu kota.
Mempromosikan pariwisata di pedalaman bukan berarti melemahkan Kota Panama. Ibu kota akan tetap menjadi pintu gerbang dan pusat bisnis negara. Sebaliknya, tujuannya adalah untuk memperluas pengeluaran wisatawan lebih jauh ke pedalaman sehingga lebih banyak warga Panama yang mendapat manfaat langsung dari industri ini.
Jika dilakukan secara strategis, pariwisata pedalaman dapat:
- Mengurangi ketidaksetaraan regional
- Ciptakan lapangan kerja dengan cepat.
- Dukung usaha kecil
- Mendorong pembangunan berkelanjutan
- Memperkuat citra pariwisata internasional Panama
- Meningkatkan rata-rata lama kunjungan dan pengeluaran wisatawan.
Bagi Panama, masa depan pariwisata mungkin tidak lagi hanya bergantung pada pemandangan kota ibu kota, tetapi juga pada kemampuan untuk menghubungkan pengunjung dengan provinsi, masyarakat, dan kekayaan alam negara tersebut.



Tinggalkan Komentar