Pankaj Pradhananga, pemilik Impact Travel di Nepal, dengan bangga membagikan video seorang turis Turki yang menceritakan pengalamannya selama penggulingan pemerintahan Nepal baru-baru ini dalam sebuah tur bersama 20 wisatawan Turki yang diselenggarakan oleh Impact Adventure. Ia menikmati liburannya, dan berterima kasih atas bantuan pemandu wisatanya.
Nepal dan masyarakat Nepal mewujudkan semangat yang tak tertandingi di dunia. Berakar pada nilai-nilai "Atithi Devo Bhava" (Tamu adalah Tuhan) dan "Vasudhaiva Kutumbakam" (Dunia adalah satu keluarga), keramahtamahan kami tulus, teguh, dan tulus.
Petualangan Dampak adalah operator tur dan anggota World Tourism Network.
Kurang dari seminggu setelah Nepal kembali menjadi negeri abadi yang hangat, tangguh, dan ramah, menurut Bapak Liladhar Bhandari, CEO Pergi ke Nepal, sebuah operator tur yang berbasis di Nepal. Bapak Bhandari menjelaskan:
Bagaimana Ketahanan Pariwisata bekerja di Nepal

Ya, Nepal terkadang mengalami ketidakstabilan politik. Rakyat kami mungkin mengekspresikan ketidakpuasan terhadap para pemimpin melalui demonstrasi, pemogokan, atau gangguan singkat. Namun, yang terpenting, ekspresi ini hanya ditujukan pada politik—bukan pada individu, komunitas, atau pengunjung internasional. Kami tidak membiarkan masalah internal merugikan atau mengganggu tamu-tamu kami yang berharga.
Sejarah telah berulang kali membuktikan ketangguhan ini. Bahkan selama pemberontakan yang berlangsung selama satu dekade, ketika lebih dari 20,000 jiwa melayang, Nepal tetap menjadi surga bagi para pelancong. Tidak ada satu pun pengunjung internasional yang menjadi sasaran atau terluka. Semangat yang sama berlanjut hingga kini. Baru-baru ini, sebuah kerusuhan singkat menyebabkan ketidaknyamanan selama dua hari, yang mengakibatkan kerugian ekonomi dan publik. Namun, bagaikan badai petir yang datang dan pergi tiba-tiba, kerusuhan itu kini telah berlalu.
• Jam malam telah dicabut
• Jalan dan lalu lintas kembali normal
• Penerbangan berjalan lancar
• Kantor, toko, dan layanan dibuka
Tuan Liladhar Bhandario memiliki pesan untuk teman-teman Nepal di seluruh dunia.
Tidak Perlu Membatalkan Perjalanan ke Nepal
Tak perlu membatalkan atau menunda perjalanan Anda ke Nepal. Pegunungan kami masih tegak berdiri, hutan kami masih hidup, dan warisan budaya kami masih menyambut Anda dengan tangan terbuka. Yang tetap abadi adalah kehangatan hati orang Nepal—yang ingin berbagi senyum, cerita, dan pengalaman tak terlupakan. Kami mengundang Anda untuk datang, menemukan, dan merasakan Nepal—bukan hanya sebagai destinasi, tetapi sebagai rumah kedua.
Nepal Aman
Rasakan keamanan, ketenangan, dan keramahtamahan yang menggetarkan jiwa.
Detak jantung pariwisata Nepal tak pernah berhenti. Setelah jeda singkat akibat gerakan pemuda baru-baru ini, kehidupan dan perjalanan di seluruh negeri kembali bergairah. Penerbangan, hotel, transportasi, dan objek wisata beroperasi dengan lancar, menghadirkan kehangatan, keamanan, dan keramahan legendaris yang menjadi ciri khas Nepal.
Musim gugur ini, Nepal mengundang Anda untuk menikmati perjalanan autentik – dari Himalaya yang menakjubkan hingga budaya yang semarak dan pengalaman spiritual yang menyentuh jiwa. Datang dan temukan "Pengalaman Seumur Hidup di Jantung Himalaya".
Semangat keramahtamahan di Nepal tak tertandingi, karena para tentara yang bertugas juga penuh perhatian dan sopan! Dengarkan pengalaman langsung dari mulut kuda!
Salut untuk Tim, mitra hotel, kru transportasi, dan Angkatan Darat Nepal.
Nepal Memiliki Perdana Menteri Baru: Sushila Karki
Perdana Menteri Nepal yang baru, Sushila Karki, menyerukan agar masyarakat tetap tenang dan mendesak Nepal untuk “bersatu dan membangun kembali negara” setelah protes keras terhadap korupsi menewaskan sedikitnya 72 orang dan melukai ratusan lainnya.
Dengarkan Warga Muda di Nepal
Dalam pidato publik pertamanya sebagai perdana menteri sementara PM pada hari Jumat, Sushila Karki mengatakan pada hari Minggu bahwa negara harus mendengarkan warga mudanya.



Tinggalkan Komentar