INDIA (eTN) – Nepal, negara Himalaya yang berbatasan dengan India, yang dilanda gempa dahsyat pada 25 April, kembali siap menerima wisatawan dari India dan negara lain.
Pesan kuat ini ingin disampaikan oleh para pejabat Nepal dan para pemimpin industri pariwisata yang berpidato di pertemuan Asosiasi Operator Tur India di New Delhi pada tanggal 7 Juli.
Direktur Jenderal Pariwisata Tulasi Prasad Gautam dan Ashok Pokharel, Presiden Asosiasi Operator Tur Nepal, memimpin delegasi besar dari Nepal ke India dan mengatakan bahwa tempat-tempat wisata utama di Nepal tidak terkena gempa dan tempat-tempat yang terkena dampak telah terkena dampak. sebagian besar dipulihkan.
Badan-badan internasional ternama telah memberikan kesaksian bahwa sebagian besar tempat tersebut aman dan layak untuk wisatawan, kata Pokharel, seraya menambahkan bahwa akomodasi di kawasan Everest dan Anapurana sebagian besar layak untuk digunakan.
Krishna Prasad Dhakal, Wakil Kepala Kedutaan Besar Nepal di India, mengatakan ketakutan melanda pariwisata, meski tidak ada penyebabnya. Presiden IATO Subhash Goyal mengatakan bahwa asosiasinya akan melakukan segala cara untuk mempromosikan pariwisata ke Nepal.
Pertemuan IATO juga dihadiri oleh Menteri Pariwisata Mahesh Prasad yang mengatakan bahwa pariwisata sangat penting untuk semua aspek pertumbuhan.
Ashwani Lohani, Komisaris Pariwisata, Madhya Pradesh, mengundang para anggota untuk datang ke Indore untuk menghadiri konvensi ke-31 dari tanggal 20 hingga 23 Agustus 2015.
IATO dan Asosiasi Operator Tur Andaman menandatangani MOU untuk mempromosikan pariwisata di pulau tersebut.



