Selamat Datang di eTurboNews | eTN   Klik untuk mendengarkan teks yang disorot! Selamat Datang di eTurboNews | eTN

Klik disini ijika Anda punya berita untuk dibagikan

Aviation Berita Berita Perjalanan Austria Berita Perjalanan Belgia Breaking Travel News Berita Perjalanan Denmark Berita Perjalanan Terkini eTN Berita Perjalanan Prancis Berita Perjalanan Jerman Berita Perjalanan Belanda Berita Berita Perjalanan Norwegia aliansi bintang Berita Perjalanan Swedia Berita Perjalanan Swiss

Lufthansa Group hadapi persaingan ketat setelah SAS, KLM & Air France bergabung sebagai Tim

SAS KLM
Ditulis oleh Juergen T Steinmetz

Bukan lagi Grup Lufthansa, dengan Eurowings, Swiss, Austria, Air Brussels, ITA menjadi satu-satunya grup maskapai penerbangan dominan di Eropa, KLM yang berpusat di Belanda dan Air France secara agresif meletakkan tren konsolidasi maskapai Eropa dengan mengakuisisi kepemilikan mayoritas di Scandinavian Airlines SAS.

Ironisnya, SAS, Scandinavian Airlines, adalah anggota terkemuka Star Alliance yang dipimpin Lufthansa, dan sekarang beralih menjadi bagian dari SKYTEAM, aliansi maskapai penerbangan global yang dipimpin Air France dan KLM.

"Air France–KLM menjadi pemilik mayoritas akan menandai momen yang menentukan bagi SAS dan sinyal kepercayaan yang kuat terhadap arah yang kami tuju,” kata Anko van der Werff, Presiden & CEO SAS. “Hal ini tidak hanya membawa stabilitas tetapi juga akan memungkinkan integrasi industri yang lebih mendalam dan dukungan penuh dari salah satu grup maskapai penerbangan terkemuka di dunia, setelah persetujuan regulasi diperoleh. Bersama-sama, kita akan berada dalam posisi yang lebih baik untuk memberikan nilai yang lebih besar kepada pelanggan, kolega, dan kawasan yang lebih luas.. "

SAS terus berinvestasi dalam pembaruan armada dan perluasan jaringan sekaligus memperoleh pengakuan sebagai maskapai penerbangan paling tepat waktu di dunia. Konsolidasi ini mendukung kemampuan SAS untuk tumbuh lebih berkelanjutan, meningkatkan pengalaman pelanggan, dan memperkuat perannya di sektor penerbangan internasional.

"Hubungan ini didasarkan pada rasa saling menghormati, dedikasi terhadap keunggulan operasional, dan ambisi keberlanjutan yang kuat. Seiring dengan terus tumbuhnya minat global terhadap Skandinavia, kami yakin konsolidasi ini memperkuat kemampuan SAS untuk menghubungkan Skandinavia dengan dunia—dan dunia dengan Skandinavia—dengan memposisikan Kopenhagen sebagai pusat global kami untuk kawasan tersebut, sekaligus terus menegakkan operasi yang kuat dan strategis di Oslo dan Stockholm.,” tambah Van der Werff. “Kami tetap setia pada identitas, warisan, dan fokus mendalam kami pada pelanggan. SAS akan terus bangga menjadi orang Skandinavia dalam hati, penampilan, dan nuansanya.”

Keputusan tersebut juga mencerminkan tren industri yang lebih luas menuju konsolidasi—sebuah langkah yang penting untuk memastikan daya saing jangka panjang bagi operator Eropa di pasar yang semakin mengglobal.

Tentang Penulis

Juergen T Steinmetz

Juergen Thomas Steinmetz terus bekerja di industri perjalanan dan pariwisata sejak remaja di Jerman (1977).
Dia menemukan eTurboNews pada tahun 1999 sebagai buletin online pertama untuk industri pariwisata perjalanan global.

Tinggalkan Komentar

Klik untuk mendengarkan teks yang disorot!