Selamat Datang di eTurboNews | eTN   Klik untuk mendengarkan teks yang disorot! Selamat Datang di eTurboNews | eTN

Klik disini ijika Anda punya berita untuk dibagikan

Berita Perjalanan Uganda Berita Perjalanan Terkini eTN Berita Perjalanan Unggulan Berita Berita Pemerintah Perjalanan & Pariwisata kunjungiuganda

Kondisi Pariwisata di Uganda

Pariwisata Negara

Dalam acara bersejarah di Gedung Negara Uganda, HE Yoweri Kaguta Museveni, Presiden Republik Uganda, mengadakan pertemuan tingkat tinggi dengan pimpinan Asosiasi Pariwisata Uganda (UTA).

Delegasi tersebut dipimpin oleh Presiden Otoritas Pariwisata Uganda (UTA) Ibu Yogi Biriggwa, didampingi oleh Wakil Presiden Bapak Isa Kato (AUTO), Sekretaris Jenderal Bapak Peter Mwanja (UACII), Bapak Azhar Jaffer (UHOA), Ibu Sarah Kagingo (AUWOTT), dan Bapak Peter Kaggwa (UACII), dan Profesor Edwin Sabuhoro, Penasihat Teknis untuk Dewan dan seorang profesor di Penn State University, AS.

Yang hadir lainnya adalah Yang Terhormat Martin Mugarra, Menteri Negara Pariwisata, dan Ibu Butagira Priscilla, Asisten Presiden Bidang Pariwisata di Istana Negara.

Dialog tingkat tinggi tersebut menegaskan kembali peran sentral pariwisata dalam transformasi sosial-ekonomi Uganda. Hal ini menandai langkah signifikan menuju pendalaman kolaborasi sektor publik-swasta guna membuka potensi penuh sektor ini.

Dalam sambutannya, Presiden memuji kepemimpinan UTA yang telah direvitalisasi, arah strategis yang diperbarui, dan proposal praktis untuk mengembangkan sektor pariwisata Uganda. Ia menggambarkan pariwisata sebagai "ekspor dan penghasil devisa yang kuat yang harus diperlakukan seperti itu."

Pariwisata adalah ekspor, dan tidak seharusnya dikenakan pajak. Pariwisata mendatangkan devisa, dan kebijakan Pemerintah kita jelas; ekspor tidak seharusnya dikenakan pajak. Saya akan berkoordinasi dengan instansi terkait di Pemerintah untuk mengeluarkan panduan lengkap tentang perpajakan dan dukungan bagi industri pariwisata.

Reformasi Pajak untuk Sektor Perhotelan

Presiden secara langsung menanggapi kekhawatiran atas pajak yang berlebihan, dengan mencatat bahwa hotel dikenakan hingga 26 jenis pajak dan perizinan yang berbeda. Beliau berkomitmen untuk bekerja sama dengan instansi terkait guna menyelaraskan dan merasionalisasi rezim perpajakan, memastikan lingkungan fiskal yang adil dan berorientasi pada pertumbuhan bagi sektor ini.

Prioritas Infrastruktur Pariwisata

Mengakui potensi ekonomi strategis dari objek wisata alam Uganda, Presiden mengarahkan agar kesenjangan infrastruktur di zona wisata utama, termasuk jalan menuju Bwindi, Mgahinga, dan Kidepo, diatasi melalui alokasi khusus tahunan pemerintah.

Peningkatan Akses terhadap Keuangan

Yang Mulia Museveni mengakui adanya ketidaksesuaian struktural antara kebutuhan keuangan perusahaan pariwisata dan model risiko bank komersial. Ia menjanjikan reformasi kebijakan di Bank Pembangunan Uganda (UDB) untuk menyesuaikan produk keuangan bagi industri pariwisata, yang ia gambarkan sebagai "berbasis layanan dan berjangka panjang dalam hal pengembalian investasi."

Dukungan Institusional Langsung untuk UTA

Presiden juga menyetujui permintaan UTA untuk dukungan anggaran tahunan khusus selama tiga tahun ke depan. Hal ini akan memperkuat Sekretariat UTA dan memberdayakannya untuk menjalankan mandatnya, termasuk koordinasi sektor swasta, advokasi pengembangan pariwisata, dan dialog publik-swasta.

Delegasi UTA memaparkan dokumen Kebijakan & Rencana Aksi 6 halaman yang menguraikan tantangan dan peluang utama di sektor tersebut.

Sebagai tanggapan, HE Museveni berkomitmen untuk mengeluarkan arahan eksekutif pada prioritas yang diajukan dan berjanji untuk kembali dengan pidato komprehensif yang mencakup semua bidang yang diusulkan untuk reformasi kebijakan, pengembangan infrastruktur, perpajakan, dan dukungan kelembagaan.

Berbicara setelah pertemuan, Presiden UTA, Ibu Yogi Biriggwa, menyampaikan apresiasinya atas kepemimpinan dan dukungan Presiden; “Kami sangat terdorong oleh tanggapan Yang Mulia. Komitmen beliau terhadap reformasi kebijakan, investasi infrastruktur, dan pemberdayaan sektor swasta memberi kami keyakinan baru untuk maju menuju tujuan bersama kita, yaitu pendapatan pariwisata sebesar USD 4 miliar pada tahun 2030.”

Asosiasi Pariwisata Uganda menegaskan kembali komitmennya yang teguh untuk bermitra dengan Pemerintah, mitra pembangunan, dan masyarakat untuk menempatkan Uganda sebagai tujuan pariwisata terkemuka di Afrika yang berkelanjutan, inklusif, dan berdaya saing global.

Tentang Penulis

Tony Ofungi - eTN Uganda

Tinggalkan Komentar

Klik untuk mendengarkan teks yang disorot!