Badan Pariwisata Yordania (JTB) mengakhiri partisipasinya dalam ITB Berlin 2025, yang diadakan dari tanggal 4 hingga 6 Maret di ibu kota Jerman, dengan delegasi yang mencakup 17 kantor pariwisata, lima hotel, Otoritas Zona Ekonomi Khusus Aqaba, Royal Jordanian Airlines, dan Jordan Heritage Revival Company.
JTB mengatakan bahwa partisipasi Yordania termasuk penandatanganan perjanjian penerbangan charter dengan beberapa negara Eropa, yang bertujuan untuk meningkatkan kedatangan wisatawan pada tahun mendatang, Kantor Berita Yordania, Petra, melaporkan.
Direktur Jenderal JTB Abdulrazzaq Arabiyat mengatakan bahwa partisipasi tersebut sejalan dengan upaya berkelanjutan untuk mempromosikan Yordania secara internasional dan meningkatkan pendapatan pariwisata, mengingat peran penting sektor tersebut dalam perekonomian nasional.
Ia menambahkan bahwa inisiatif tersebut sejalan dengan Visi Modernisasi Ekonomi Kerajaan dan strategi JTB untuk meningkatkan pasar pariwisata utama sambil mengeksplorasi pasar-pasar baru.
“Paviliun Yordania di ITB Berlin menyediakan platform penting untuk menonjolkan beragam tawaran pariwisata negara ini, mulai dari warisan sejarah dan budaya hingga pengalaman berbasis alam. Partisipasi ini memperkuat posisi Yordania sebagai tujuan wisata global,” kata Arabiyat.
Selama pameran, Arabiyat menghadiri pertemuan dengan maskapai penerbangan berbiaya rendah dan charter, yang menghasilkan lima kesepakatan yang bertujuan untuk meningkatkan arus wisatawan Eropa ke Yordania.
Ia menekankan bahwa perjanjian ini merupakan bagian dari upaya yang lebih luas untuk memperluas pasar pariwisata dan meningkatkan kontribusi sektor tersebut terhadap ekonomi nasional.
Kehadiran Yordania di ITB Berlin 2025 difokuskan pada pengalaman pariwisata, keberlanjutan, dan kemajuan industri. Arabiyat mencatat bahwa lebih dari 70 pertemuan profesional diadakan dengan para pemangku kepentingan utama, bersama dengan keterlibatan media yang membantu menampilkan Yordania sebagai destinasi yang menawarkan pengalaman unik dan berkelanjutan.
Pasar Jerman, sumber utama pariwisata masuk, telah menunjukkan pertumbuhan signifikan, dengan jumlah pengunjung pada bulan Januari dan Februari mendekati tingkat sebelum pandemi.
Arabiyat menghubungkan peningkatan ini dengan pengembangan produk pariwisata Yordania yang berkelanjutan yang melayani wisatawan Jerman yang mencari pengalaman budaya dan alam yang autentik.
Sebagai bagian dari komitmennya terhadap pariwisata berkelanjutan, Yordania berpartisipasi dalam diskusi panel tentang Platform Pariwisata Berkelanjutan, di mana upayanya dalam ekowisata dan penyelaman di Aqaba disorot bekerja sama dengan program CBI.
Arabiyat juga menggarisbawahi fokus Yordania pada pariwisata inklusif, mengutip rencana sepuluh tahun yang diluncurkan pada tahun 2019 untuk meningkatkan aksesibilitas di 60 persen fasilitas pariwisata.
Ia mencatat bahwa 260,000 wisatawan penyandang disabilitas mengunjungi Yordania pada tahun 2023, yang mencerminkan keberhasilan inisiatif yang mendukung perjalanan inklusif.
Yordania semakin memperkuat posisinya dalam ekowisata global dengan bergabung dalam Sustainable Travel Alliance sebagai anggota pendiri, sebuah inisiatif oleh Green Destinations yang bertujuan untuk mempromosikan pariwisata yang bertanggung jawab di seluruh dunia.
“Kami tetap berkomitmen untuk mengembangkan pengalaman pariwisata berkelanjutan yang mendukung pertumbuhan sektor ini sambil melestarikan warisan alam dan budaya Yordania,” kata Arabiyat.
Paviliun Yordania di ITB Berlin menampilkan desain yang memamerkan kekayaan sejarah dan budaya negara tersebut, termasuk replika Lengkungan Kemenangan Romawi di Jerash dan bagian wisata petualangan yang menyoroti “Jalur Egeria,” yang memadukan pengalaman wisata religi dan petualangan.
Menurut JTB, keikutsertaan Yordania dalam pameran tersebut memberikan kesempatan untuk mempromosikan beragam produk pariwisatanya. Acara tersebut juga mencakup kerja sama media dengan penyiar global, surat kabar, situs web, dan stasiun radio, yang menyoroti berbagai tawaran Yordania dalam bidang keagamaan, arkeologi, medis, kebugaran, petualangan, dan pariwisata berbasis masyarakat.
Pameran tersebut menarik minat yang besar terhadap sektor pariwisata Yordania, dengan pengunjung dan profesional industri yang menyatakan minat yang semakin besar terhadap ekowisata, wisata petualangan, dan wisata medis. Duta Besar Yordania untuk Berlin, Fayez Khouri, juga menghadiri acara tersebut, yang memperkuat upaya penjangkauan negara tersebut.




Tinggalkan Komentar