KINGSTON, Jamaika – Menteri Pariwisata Jamaika, Yang Terhormat Edmund Bartlett, akan tiba di Washington, DC pada tanggal 7 April untuk program intensif selama empat hari yang dirancang untuk memposisikan pulau tersebut di garis depan jaringan perdagangan diplomatik, akademis, dan pariwisata ibu kota Amerika.
Kunjungan ini terjadi pada momen penting, karena Jamaika terus memulihkan diri dari Badai Melissa sambil berupaya mempertahankan momentum di pasar sumber terbesarnya, Amerika Serikat.
Agenda yang padat mencakup peluncuran buku di Organisasi Negara-Negara Amerika (OAS), resepsi yang diselenggarakan oleh Dewan Pariwisata Jamaika (JTB) dan Kedutaan Besar Jamaika, Kuliah Umum Kehormatan Don Hawkins perdana di Universitas George Washington, dan pertemuan tingkat tinggi dengan Bank Dunia dan Bank Pembangunan Antar-Amerika (IDB).

Sorotan Program Empat Hari
7 April — Resepsi JTB Travel Advisors
Program Menteri Bartlett dibuka dengan resepsi Dewan Pariwisata Jamaika yang mempertemukan lebih dari 90 penasihat perjalanan dan mitra dagang, termasuk 50 penjual berkinerja terbaik Jamaika di wilayah Timur Laut Amerika Serikat.
Acara ini menggarisbawahi pentingnya para profesional pariwisata di garis depan yang mengubah minat terhadap Jamaika menjadi kedatangan pengunjung yang terkonfirmasi.
Ricardo Henry, Pejabat Pengembangan Bisnis untuk wilayah Timur Laut AS, menekankan tujuan tersebut:
“Tujuannya adalah untuk terhubung kembali dan membangkitkan kembali hubungan terpenting antara Jamaika dan para pengunjung pulau ini, terutama saat ini ketika kita sedang pulih dari kerusakan akibat Badai Melissa.”
Dengan koridor Timur Laut yang secara konsisten menghasilkan pangsa terbesar kedatangan transit di Jamaika, resepsi ini memberikan keterlibatan langsung para menteri dengan mitra komersial utama, memperkuat bahwa pulau ini terbuka, pulih, dan siap menerima pengunjung.
8 April — Peluncuran Buku di Markas Besar OAS
Pada pukul 3 sore tanggal 8 April, Menteri Bartlett akan secara resmi meluncurkan publikasi terbarunya,
Ketahanan Reputasi Destinasi: Kesiapan, Respons, dan Pemulihan Krisis Pariwisata di Era Disrupsi Digital, ditulis bersama dengan Profesor Lloyd Waller.
Peluncuran ini akan berlangsung di Markas Besar OAS di Washington, DC, di hadapan para diplomat dan pejabat senior regional.
Pembicara unggulan meliputi:
- Sekretaris Jenderal OAS, Duta Besar Albert Ramdin
- Duta Besar Jamaika untuk Amerika Serikat, Mayor Jenderal (Purn.) Antony Anderson
Buku ini membahas tantangan mendesak seperti disinformasi, ancaman siber, dan dampak yang semakin besar dari disrupsi digital terhadap reputasi destinasi—isu-isu yang menjadi semakin relevan setelah Badai Melissa.
“Ketahanan Reputasi Destinasi bukanlah latihan teoretis—melainkan panduan lapangan yang diambil dari garis depan manajemen krisis pariwisata,” Bartlett mencatat. “Pengalaman Jamaika selama Badai Melissa membuat waktu peluncuran ini tidak hanya tepat, tetapi juga mendesak.”
8 April — Resepsi Diaspora JTB
Nanti malam, Dewan Pariwisata Jamaika akan menyelenggarakan resepsi diaspora di Kedutaan Besar Jamaika mulai pukul 18.00.
Menteri Bartlett akan memberikan informasi terkini tentang upaya pemulihan sektor pariwisata kepada anggota diaspora Jamaika di wilayah Washington, DC, Maryland, dan Virginia (DMV). Duta Besar Anderson juga akan menyampaikan sambutannya.
9 April — Kuliah Kehormatan Don Hawkins & Keterlibatan Perdagangan
Pada tanggal 9 April, Menteri Bartlett akan menyampaikan pidato perdana. Kuliah Kehormatan Don Hawkins di Sekolah Bisnis Universitas George Washington pada pukul 6:00 sore
Kuliah ini diselenggarakan untuk menghormati warisan Profesor Donald E. Hawkins, seorang pelopor dalam kebijakan dan pendidikan pariwisata yang meninggal dunia pada tanggal 31 Desember 2025, pada usia 89 tahun.
Hawkins ikut mendirikan program Magister Administrasi Pariwisata GWU, mendirikan Institut Studi Pariwisata Internasional, dan menerima Penghargaan Ulysses dari Organisasi Pariwisata Dunia PBB pada tahun 2003. Ia juga memainkan peran kunci dalam mengembangkan kerangka pendidikan pariwisata Jamaika melalui Pusat Inovasi Pariwisata Jamaika (JCTI).
Acara yang akan diadakan di Duquès Hall ini akan mencakup sambutan dari Dekan GWSB, Dr. Sevin Yeltekin, dan penyerahan Penghargaan Alumni MSTHEM 2026.
Sebelumnya pada hari itu, Bartlett juga akan menghadiri resepsi perdagangan JTB kedua, “Malam Bersama Menteri Pariwisata Terhormat Edmund Bartlett,” di mana sekitar 100 penasihat perjalanan dan mitra akan menerima pengarahan strategis tentang pemulihan dan prospek pariwisata Jamaika.
Pertemuan Tingkat Tinggi dengan Lembaga Keuangan Global
Sepanjang kunjungan tersebut, Menteri Bartlett akan terlibat dalam pertemuan tingkat eksekutif dengan para pemimpin di Bank Dunia dan Bank Pembangunan Antar-Amerika.
Diskusi-diskusi ini mencerminkan posisi strategis Jamaika dalam pemulihan pariwisata, bukan hanya sebagai prioritas sektoral tetapi juga sebagai keharusan pembangunan ekonomi yang lebih luas.
Keterlibatan ini sejalan dengan perspektif lama—yang dikemukakan oleh para cendekiawan seperti Profesor Hawkins—bahwa pariwisata merupakan penggerak penting pembangunan berkelanjutan dan ketahanan, khususnya bagi negara-negara berkembang kepulauan kecil.



Tinggalkan Komentar