Italia Trasporto Aereo SpA, maskapai penerbangan nasional Italia yang dimiliki oleh pemerintah Italia dan beroperasi dengan nama ITA Airways, secara resmi telah meninggalkan aliansi SkyTeam dan bergabung dengan Star Alliance sebagai bagian dari proses akuisisi oleh Lufthansa Group.
Didirikan pada tahun 2020, ITA Airways muncul sebagai penerus Alitalia yang sudah tidak beroperasi dan saat ini menawarkan layanan ke lebih dari 70 tujuan terjadwal, yang mencakup rute domestik, Eropa, dan antarbenua dari hub utamanya yang terletak di Bandara Fiumicino Roma dan hub sekunder di Bandara Linate di Milan.
Dan sekarang integrasi ITA Airways ke dalam Lufthansa Group telah dimulai.
Pada konferensi pers di Roma, Carsten Spohr, CEO Deutsche Lufthansa AG, bersama Sandro Pappalardo, Ketua ITA Airways, dan Joerg Eberhart, CEO ITA Airways, mengumumkan perubahan dan peningkatan pertama yang akan menguntungkan pelanggan maskapai.
"Kami ingin segera melanjutkan penggabungan ini, sehingga ITA dan penumpangnya, serta tamu maskapai penerbangan kami yang lain, dapat segera menikmati keuntungan dari Grup Lufthansa yang telah diperluas," ungkap CEO Deutsche Lufthansa AG.
Langkah pertama dan paling signifikan dalam transisi ini berlangsung hari ini, 3 Februari 2025, ketika anggota program frequent flyer Miles and More milik Lufthansa Group akan memperoleh kesempatan untuk memperoleh dan menukarkan miles pada penerbangan yang dioperasikan oleh ITA Airways.
Berlaku segera, 36 juta anggota program Miles & More Lufthansa kini dapat memperoleh dan menukarkan miles pada semua penerbangan yang dioperasikan oleh ITA Airways. Pada saat yang sama, 2.7 juta anggota program frequent flyer ITA Airways, Volare, kini dapat memperoleh dan menukarkan poin mereka pada semua penerbangan yang dioperasikan oleh Lufthansa, SWISS, Austrian Airlines, dan Brussels Airlines.
Dengan dimulainya jadwal penerbangan musim panas pada tanggal 30 Maret 2025, pelancong dengan ITA Airways dan Lufthansa Group akan mendapatkan keuntungan dari beberapa peningkatan:
Pengalaman terminal terpadu di Frankfurt dan Munich: Pemanfaatan terminal yang sama sangat penting untuk memastikan perpindahan yang efisien dan lancar di hub utama Lufthansa Group. Dimulai dengan jadwal penerbangan musim panas mendatang, ITA Airways akan pindah ke terminal Lufthansa Airlines di Frankfurt dan Munich—khususnya, Terminal 1 di Frankfurt dan Terminal 2 di Munich. Transisi ini akan secara signifikan mengurangi waktu perpindahan bagi penumpang. Selain itu, di semua hub grup lainnya, serta di Roma-Fiumicino dan Milan-Linate, maskapai penerbangan Lufthansa Group sudah beroperasi di area terminal yang sama dengan ITA Airways.
Terhitung mulai 30 Maret, penumpang ITA Airways juga akan memperoleh akses penuh ke sekitar 130 lounge yang dioperasikan oleh Lufthansa Group dan mitranya selama perjalanan mereka. Sebaliknya, lounge ITA Airways juga akan dapat diakses sepenuhnya oleh penumpang Lufthansa Group pada tanggal ini.
Dengan menggabungkan penerbangan ITA Airways ke dalam jaringan rute Lufthansa Group Airlines, pelanggan akan mendapatkan keuntungan dari opsi yang lebih baik dan fleksibilitas yang lebih besar. Dengan dimulainya jadwal penerbangan musim panas, lebih dari 100 koneksi penerbangan pada awalnya akan berbagi nomor penerbangan, sehingga memudahkan kombinasi. Pengaturan berbagi kode ini memungkinkan integrasi penerbangan dari berbagai maskapai dalam grup menjadi satu pemesanan. Setelah beroperasi penuh, berbagi kode ini akan memberi penumpang ITA Airways akses ke lebih dari 250 tujuan dalam Lufthansa Group. Selain itu, penumpang maskapai Lufthansa Group akan memiliki kesempatan untuk memesan penerbangan domestik ITA Airways ke Sisilia, Sardinia, Calabria, dan Puglia. Semua koneksi berbagi kode akan tersedia untuk pemesanan mulai dari 25 Februari melalui berbagai saluran penjualan global, termasuk platform daring dan aplikasi Lufthansa Group dan ITA Airways.
Koneksi penerbangan antara hub Lufthansa Group (Frankfurt, Munich, Zurich, Vienna, dan Brussels) dan bandara utama ITA Airways (Roma dan Milan) telah dioptimalkan dan kini terdistribusi lebih baik sepanjang hari, sehingga memberikan fleksibilitas yang lebih besar bagi para pelancong. Waktu keberangkatan yang terkoordinasi akan menghasilkan pengurangan waktu tunggu dan peningkatan koneksi ke penerbangan jarak jauh.
Di masa mendatang, penumpang ITA Airways juga akan memperoleh akses ke berbagai manfaat yang ditawarkan oleh Lufthansa Group. Masuknya maskapai ini ke Star Alliance, aliansi penerbangan global terbesar, merupakan hal penting bagi perkembangan ini. Persiapan untuk transisi ini sudah berlangsung, dengan keanggotaan resmi ITA Airways di Star Alliance diantisipasi pada paruh pertama tahun 2026. Oleh karena itu, ITA Airways telah memulai proses keluarnya dari aliansi SkyTeam.
Lebih jauh lagi, kerja sama antara ITA Airways dan Lufthansa Cargo akan segera ditingkatkan di sektor angkutan udara. Penawaran bersama awal untuk pelanggan angkutan barang akan tersedia pada rute-rute tertentu paling cepat pada musim panas mendatang.
Carsten Spohr, Chief Executive Officer Deutsche Lufthansa AG, menyatakan: “Sekarang setelah ITA Airways menjadi anggota keluarga maskapai kami beberapa hari lalu, kami ingin segera melanjutkan penggabungan ini, sehingga ITA dan penumpangnya, serta tamu maskapai penumpang kami yang lain, dapat segera memperoleh keuntungan dari perluasan Lufthansa Group. Kami juga yakin bahwa ITA Airways akan memperoleh laba paling cepat tahun ini. Secara keseluruhan, kami yakin bahwa hari ini, dimulainya integrasi ITA Airways ke dalam Lufthansa Group, menandai dimulainya kisah sukses bersama bagi pelanggan, karyawan, dan pemegang saham ITA Airways dan Lufthansa Group.”



Tinggalkan Komentar