Pada tahun 2024, sektor pariwisata El Salvador telah mencatat pertumbuhan yang luar biasa sebesar 22%, menyambut 3.9 juta pengunjung.
Lonjakan pariwisata yang tiba-tiba ini telah melampaui negara-negara tetangga seperti Kosta Rika, Guatemala, dan Panama, yang biasanya mencatat sekitar 3 juta pengunjung setiap tahunnya.
Faktanya, peningkatan tahun lalu hampir dua kali lipat El SalvadorJumlah wisatawan masuk Indonesia dibandingkan dengan periode 2013 hingga 2016.
Dibandingkan tahun 2019, El Salvador mengalami lonjakan kedatangan wisatawan yang mencengangkan sebesar 40%. Pada minggu terakhir bulan Desember 2024 saja, negara tersebut menyambut lebih dari 172,000 pengunjung internasional. Peningkatan substansial ini bahkan menyebabkan kekurangan akomodasi hotel yang tersedia.
Demografi pengunjung juga telah berubah. Semakin banyak wisatawan yang memperpanjang masa tinggal mereka, dengan 39% berasal dari Amerika Serikat, 26% dari Guatemala, 16% dari Honduras, dan sisanya 19% dari berbagai wilayah lain di seluruh dunia.
Jika tren peningkatan dalam perjalanan dan pariwisata negara ini terus berlanjut, kemungkinan besar hal itu akan menarik peningkatan investasi, yang pada gilirannya akan memperkuat perekonomian El Salvador.
Melonjaknya jumlah wisatawan asing sebagian besar disebabkan oleh peningkatan signifikan dalam kondisi keselamatan dan keamanan di negara tersebut. Pemerintah El Salvador memberlakukan berbagai tindakan keras yang bertujuan untuk memberantas kekerasan geng yang meluas, ditambah dengan kebijakan tanpa toleransi terhadap kejahatan terorganisasi, yang mengakibatkan penangkapan puluhan ribu anggota geng.
Angka pembunuhan tahunan di El Salvador turun drastis menjadi 114 pada tahun 2024, turun dari 6,656 pada tahun 2015. Pada bulan Desember 2024, negara yang dulunya berbahaya ini hanya mencatat satu pembunuhan.
Prakarsa-prakarsa ini telah secara signifikan meningkatkan kedudukan internasional El Salvador dan meningkatkan sektor pariwisatanya.
Membaiknya situasi keamanan di negara tersebut memudahkan ekspatriat Salvador yang tinggal di luar negeri, terutama di Amerika Serikat, untuk berhubungan kembali dengan keluarga mereka di El Salvador, sekaligus memberikan dorongan pada sektor pariwisata.
Faktor utama lain yang berkontribusi terhadap kebangkitan sektor pariwisata adalah diterimanya Bitcoin sebagai alat pembayaran yang sah, yang telah menjadikan El Salvador sebagai lokasi wisata khas bagi para penggemar mata uang kripto.



Tinggalkan Komentar