Selamat Datang di eTurboNews | eTN   Klik untuk mendengarkan teks yang disorot! Selamat Datang di eTurboNews | eTN

Klik disini ijika Anda punya berita untuk dibagikan

Berita Perjalanan Cina Berita Perjalanan Terkini eTN Berita Perjalanan Unggulan Berita Berita Tujuan Perjalanan World Tourism Network

Perjalanan Luar Negeri Warga Tiongkok Kembali Meningkat

China Siap
Ditulis oleh Juergen T Steinmetz

Pasar perjalanan luar negeri Tiongkok kembali mendapatkan momentum—dan eTurboNews memperluas jangkauannya untuk mencerminkan realitas ini. Setelah bermitra dengan inisiatif perjalanan keluar negeri pertama Tiongkok pada tahun 2001, eTN kini bergabung dengan China Travel Daily, terhubung dengan lebih dari 2 juta profesional perjalanan berbahasa Mandarin seiring dengan meningkatnya kembali permintaan global dari wisatawan Tiongkok, dan destinasi dapat mempelajari cara menarik pengunjung Tiongkok.

Industri pariwisata global menyaksikan kembalinya secara bertahap salah satu segmen pengunjung terpentingnya: wisatawan Tiongkok yang bepergian ke luar negeri. Setelah bertahun-tahun mengalami pembatasan pandemi dan pemulihan yang lambat, wisatawan Tiongkok sekali lagi melakukan perjalanan internasional—dan destinasi yang ingin mendapatkan keuntungan harus memahami bagaimana pasar telah berubah.

Sebelum pandemi, China adalah pasar pariwisata luar negeri terbesar di dunia. Wisatawan Tiongkok juga termasuk yang paling banyak mengeluarkan uang secara global, memberikan kontribusi signifikan terhadap sektor ritel, perhotelan, dan atraksi budaya di berbagai destinasi di Eropa, Asia, dan sekitarnya.

Saat ini, pasar kembali pulih—tetapi terlihat berbeda.

Kebangkitan Pariwisata Luar Negeri Tiongkok

Pada tahun 2019, wisatawan Tiongkok melakukan hampir 155 juta perjalanan ke luar negeri di seluruh dunia. Pandemi menyebabkan perjalanan internasional terhenti, tetapi pemulihan kini semakin cepat.

Data terbaru menunjukkan bahwa perjalanan luar negeri warga Tiongkok telah pulih dengan kuat pada tahun 2024 dan 2025, mendekati level sebelum pandemi. Penerbangan internasional meningkat, prosedur visa membaik di banyak negara, dan permintaan yang tertahan untuk perjalanan ke luar negeri terus mendorong pemesanan.

Bagi banyak destinasi, kembalinya wisatawan Tiongkok merupakan peluang penting untuk mendorong pemulihan pariwisata, mendiversifikasi pasar wisatawan, dan memperkuat permintaan perjalanan internasional.

Namun, destinasi wisata tidak bisa hanya mengandalkan strategi yang berhasil sebelum tahun 2020.

Wisatawan Tiongkok Telah Berubah

Salah satu perubahan terbesar adalah penurunan popularitas wisata kelompok tradisional. Meskipun tur terorganisir masih ada, semakin banyak wisatawan Tiongkok yang kini lebih memilih perjalanan mandiri atau semi-mandiri.

Wisatawan muda—terutama generasi milenial dan Generasi Z—semakin banyak merencanakan perjalanan mereka sendiri dan mencari pengalaman unik daripada tur wisata standar.

Platform digital juga memainkan peran yang jauh lebih besar dalam perencanaan perjalanan. Wisatawan Tiongkok sangat bergantung pada platform media sosial domestik seperti WeChat, Douyin, dan Xiaohongshu untuk menemukan destinasi, membaca ulasan, dan berbagi pengalaman perjalanan.

Perubahan penting lainnya adalah pergeseran pola pengeluaran. Belanja tetap penting, tetapi pengalaman seperti kuliner, alam, budaya, dan aktivitas gaya hidup telah mendapatkan signifikansi yang lebih besar.

Jumlah wisatawan internasional yang kembali berkunjung juga semakin meningkat. Banyak wisatawan Tiongkok telah mengunjungi destinasi utama seperti Paris, Roma, dan London, dan kini tertarik untuk menjelajahi daerah-daerah yang kurang dikenal dan kota-kota sekunder.

Bagi destinasi wisata, evolusi ini membutuhkan strategi baru.

Bagaimana Destinasi Wisata Dapat Menarik Wisatawan Tiongkok

Untuk berhasil menjangkau pengunjung Tiongkok di pasar saat ini, badan pariwisata dan destinasi wisata harus memikirkan kembali cara mereka mempromosikan diri.

Memperkuat Kehadiran Digital di Tiongkok

Wisatawan Tiongkok merencanakan perjalanan mereka secara online dan sering kali mengandalkan platform domestik daripada platform Barat.

Destinasi yang ingin dikenal di Tiongkok sebaiknya membangun kehadiran di platform seperti WeChat, Xiaohongshu, dan Douyin. Berkolaborasi dengan influencer perjalanan Tiongkok dan tokoh berpengaruh juga dapat membantu menciptakan eksposur otentik dan kepercayaan di antara calon pengunjung.

Menyediakan Layanan Ramah Tionghoa

Bahkan perbaikan kecil pun dapat meningkatkan pengalaman pengunjung secara signifikan.

Informasi dalam bahasa Mandarin, pemandu berbahasa Mandarin, dan keramahan yang peka terhadap budaya membantu pengunjung merasa lebih nyaman dan diterima. Penerimaan sistem pembayaran seluler Tiongkok seperti Alipay dan WeChat Pay juga dapat mempermudah pengeluaran bagi wisatawan.

Promosikan Pengalaman Lokal Otentik

Wisatawan Tiongkok saat ini semakin mencari pengalaman otentik dan mendalam.

Destinasi wisata sebaiknya menyoroti kuliner lokal, warisan budaya, aktivitas alam, dan tradisi daerah yang unik. Penceritaan tentang budaya lokal seringkali sangat berkesan bagi masyarakat Tiongkok, terutama ketika dibagikan melalui media sosial.

Fokus pada Pelancong Mandiri

Karena semakin banyak wisatawan Tiongkok yang bepergian secara mandiri, destinasi wisata harus menyediakan alat yang mempermudah perencanaan dan navigasi.

Informasi daring yang jelas, panduan wisata berbahasa Mandarin, dan sistem transportasi yang mudah digunakan dapat secara signifikan meningkatkan pengalaman perjalanan bagi pengunjung yang datang pertama kali.

Targetkan Segmen Pasar yang Tepat

Pasar perjalanan luar negeri Tiongkok sangat beragam. Wisatawan mewah, penjelajah digital muda, keluarga, dan lansia aktif semuanya memiliki harapan yang berbeda.

Destinasi yang sukses menyesuaikan pemasaran dan penawaran produk mereka dengan segmen tertentu, alih-alih mengandalkan promosi umum.

Pasar Strategis untuk Masa Depan

Pasar pariwisata luar negeri Tiongkok akan tetap menjadi salah satu yang paling berpengaruh dalam perjalanan global selama bertahun-tahun mendatang. Seiring dengan terus pulihnya permintaan perjalanan dan membaiknya konektivitas internasional, wisatawan Tiongkok akan kembali menjadi pendorong utama pariwisata internasional.

Destinasi yang berinvestasi sekarang dalam visibilitas, pemasaran digital, dan layanan yang disesuaikan dengan budaya akan berada pada posisi terbaik untuk menangkap permintaan yang kembali ini.

Bagi para pemimpin pariwisata, pesannya jelas: wisatawan Tiongkok akan kembali—tetapi untuk menarik mereka kembali diperlukan pemahaman tentang realitas baru pasar perjalanan Tiongkok yang terus berkembang.

Tentang Penulis

Juergen T Steinmetz

Juergen Thomas Steinmetz terus bekerja di industri perjalanan dan pariwisata sejak remaja di Jerman (1977).
Dia menemukan eTurboNews pada tahun 1999 sebagai buletin online pertama untuk industri pariwisata perjalanan global.

Tinggalkan Komentar

Klik untuk mendengarkan teks yang disorot!