Qatar Airways telah mengumumkan pemulihan lengkap layanan penerbangannya ke Irak, Lebanon, Yordania, dan Suriah setelah pencabutan batasan wilayah udara di wilayah tersebut.
Dimulai pada 30 Juni 2025, Qatar Airways akan memulai kembali operasi di lima lokasi di Irak.

Mulai 01 Juli, Qatar Airways akan mulai menyediakan kembali tujuh penerbangan mingguannya ke Erbil.
Mulai tanggal 02 Juli, maskapai penerbangan akan mulai mengoperasikan kembali tujuh penerbangan mingguan ke Sulaymaniyah.
Mulai tanggal 02 Juli, maskapai penerbangan akan mulai menyediakan kembali lima penerbangan mingguannya ke Najaf.
Mulai tanggal 03 Juli, maskapai penerbangan akan mulai menyediakan kembali tujuh penerbangan mingguan ke Basra.
Mulai 06 Juli, maskapai ini akan melanjutkan layanan hariannya ke Damaskus. Layanan ini akan dilengkapi dengan jadwal harian ganda yang akan dimulai pada 15 Juli.
Mulai 01 Juli, Qatar Airways akan melanjutkan jadwal penuhnya ke Bandara Internasional Beirut-Rafic Hariri (BEY) Lebanon dan Bandara Internasional Queen Alia (AMM) Yordania.
Qatar Airways akan meningkatkan operasinya di Beirut dari 14 menjadi 21 penerbangan mingguan dengan frekuensi ketiga tambahan.
Qatar Airways akan meningkatkan operasinya di Amman dari 14 menjadi 21 penerbangan mingguan dengan frekuensi ketiga tambahan.

