Phu Quoc, Vietnam – Sun Group telah mengumumkan kemitraan besar dengan SITA untuk melakukan transformasi. Bandara Internasional Phu Quoc di Vietnam Selatan menjadi pusat penerbangan swalayan generasi berikutnya yang sepenuhnya mandiri tepat waktu untuk Forum APEC 2027.
Inisiatif ini muncul seiring dengan pertumbuhan pesat sektor penerbangan Vietnam, yang memposisikan Phu Quoc sebagai destinasi yang sedang berkembang di kawasan Asia-Pasifik. Terminal 2 baru bandara ini diharapkan dapat menangani hingga 24 juta penumpang setiap tahunnya setelah dibuka, dengan skalabilitas jangka panjang yang dirancang untuk mencapai 50 juta penumpang.
Perjalanan Penumpang yang Lancar dan Sepenuhnya Otomatis
Dalam proyek ini, SITA akan menerapkan serangkaian teknologi bandara pintar yang komprehensif untuk menghadirkan pengalaman penumpang yang sepenuhnya swalayan. Para pelancong dapat melakukan check-in, memilih tempat duduk, mencetak boarding pass dan label bagasi, menitipkan bagasi, dan naik pesawat melalui titik sentuh otomatis.
Infrastruktur utama akan mencakup:
- 150 kios Smart Path untuk check-in dan penandaan bagasi.
- 100 unit tempat penitipan bagasi swalayan
- 38 gerbang keberangkatan otomatis dua jalur
- Pengaturan biometrik melalui Smart Path Hub
Terminal ini juga akan dilengkapi dengan SITA Flex Hybrid, yang mendukung 204 stasiun kerja untuk penggunaan bersama, serta Sistem Kontrol Keberangkatan Lokal (DCS) untuk memastikan ketahanan operasional.
Operasi Cerdas dan Sistem Waktu Nyata
Selain pemrosesan penumpang, bandara ini akan mengintegrasikan sistem operasional canggih:
- Pelacakan bagasi secara real-time melalui Bag Manager Lite.
- Basis Data Operasional Bandara (AODB) untuk operasi inti
- AirportVision berevolusi di 397 layar.
- Sistem Manajemen Bandara Terpusat dengan 10 stasiun kerja operasional
Pembangunan dimulai pada Maret 2026, dengan terminal baru dijadwalkan dibuka pada Juli 2027—tepat sebelum KTT APEC.
Ekspansi Strategis di Seluruh Vietnam
Menurut Nguyen Chi Thanh, Presiden Sun Group, kolaborasi ini menandai langkah besar dalam modernisasi infrastruktur penerbangan Vietnam.
“Kemitraan ini mencerminkan visi bersama kami untuk meningkatkan sektor penerbangan Vietnam,” katanya. “Keahlian SITA akan membantu kami memberikan pengalaman penumpang yang lebih cerdas, lebih efisien, dan lancar.”
Kesepakatan ini meluas hingga di luar Phu Quoc. Sun Group telah menunjuk SITA sebagai mitra teknologi strategis untuk pengembangan bandara di masa depan di seluruh Vietnam, termasuk:
- Bandara Phan Thiet
- Bandara Con Dao
- Bandara Rach Gia
Dalam lima tahun ke depan, Sun Group berencana untuk berekspansi ke setidaknya lima bandara di seluruh negeri, yang masing-masing menargetkan standar Skytrax bintang 5 yang bergengsi.
Standar Global dan Integrasi Pariwisata
Operasi di Bandara Internasional Phu Quoc akan didukung oleh Changi Airports International, yang membawa standar yang diakui secara global ke proyek ini.
Peningkatan bandara ini merupakan bagian dari strategi yang lebih luas untuk mengintegrasikan penerbangan dengan ekosistem pariwisata Sun Group di Pulau Phu Quoc, yang meliputi resor mewah, kompleks hiburan, dan Sun Phu Quoc Airways, yang diluncurkan pada November 2025.
Memperkuat Kemitraan Jangka Panjang
SITA dan Sun Group telah berkolaborasi sejak tahun 2019, dimulai dengan penerapan teknologi di Bandara Internasional Van Don. Perjanjian baru ini memperdalam hubungan tersebut dan memperkuat komitmen bersama untuk memajukan infrastruktur perjalanan udara Vietnam.
“Vietnam adalah salah satu pasar penerbangan dengan pertumbuhan tercepat di kawasan ini,” kata Sumesh Patel, Presiden Asia Pasifik di SITA. “Seiring Phu Quoc berkembang menjadi pusat penerbangan utama menjelang APEC 2027, kami bangga dapat mendukung penyediaan pengalaman penumpang kelas dunia dan konektivitas regional yang lebih kuat.”
Dengan otomatisasi mutakhir, teknologi biometrik, dan infrastruktur yang dapat diskalakan, Bandara Internasional Phu Quoc siap menjadi model unggulan untuk masa depan penerbangan di Asia Tenggara.



Tinggalkan Komentar