Saat mantan Presiden Donald Trump berencana menunjuk Markwayne Mullin sebagai pejabat tertinggi di Departemen Keamanan Dalam Negeri AS, industri pariwisata menunjukkan optimisme. Secara publik, para pemimpin berbicara tentang "efisiensi," "modernisasi," dan "daya saing global." Secara pribadi, banyak yang mungkin mengajukan pertanyaan yang lebih tidak nyaman: Apakah ada jalan realistis untuk membuat AS lebih mudah dikunjungi di bawah kepemimpinan ini?
Jawabannya, setidaknya untuk saat ini, cenderung ke arah... tidak—dengan jawaban "mungkin" yang sempit dan bersyarat.
Realitanya: Keamanan Akan Mendominasi
Mullin tidak dicalonkan untuk melonggarkan perbatasan AS. Identitas politiknya berakar pada penguatan perbatasan tersebut. Keselarasan dirinya dengan Trump menandakan keberlanjutan kebijakan yang memprioritaskan:
- Pemeriksaan ketat terhadap para pelancong.
- Pengumpulan data secara luas, termasuk persyaratan pengungkapan media sosial
- Peningkatan kewenangan bagi petugas perbatasan
- Potensi hambatan finansial, seperti biaya yang lebih tinggi atau bahkan persyaratan masuk seperti obligasi untuk kategori visa tertentu
Tak satu pun dari tren ini mengarah pada sistem yang lebih ramah. Tren-tren ini justru mengarah pada sistem yang lebih... diteliti, bersyarat, dan mahal satu.
Bagi pengunjung internasional, hal itu diterjemahkan menjadi harapan sederhana:
Lebih banyak pertanyaan, lebih banyak data, lebih banyak ketidakpastian.

Optimisme Industri Pariwisata—Strategis, Bukan Naif

Asosiasi Pariwisata AS, yang dipimpin oleh Geoff Freeman, mendesak agar pengesahan segera dilakukan. Sekilas, hal itu mungkin tampak kontradiktif. Mengapa mendukung calon yang terkait dengan kebijakan masuk yang lebih ketat?
Karena industri ini memahami sesuatu yang sangat penting: Mereka sepertinya tidak akan mendapatkan DHS yang kurang berfokus pada penegakan hukum di bawah pemerintahan ini. Jadi, sebagai gantinya, mereka bertaruh pada pengaruh—bukan ideologi.
Harapan mereka adalah agar Mullin akan:
- Berinvestasi pada teknologi penyaringan yang lebih cepat.
- Sederhanakan proses di bandara.
- Mengurangi antrian visa
Dengan kata lain, membuat sistem yang lebih ketat bergerak lebih cepat, daripada membuatnya lebih permisif.
Pertandingan Uji Coba Piala Dunia 2026
Titik tekanan yang membayangi adalah Piala Dunia FIFA 2026. AS perlu memproses hal ini. jutaan pengunjung dalam jangka waktu singkat. Jika hambatan saat ini tetap ada—waktu tunggu visa yang lama, pemeriksaan yang invasif, biaya tinggi—negara tersebut berisiko:
- Tingkat kehadiran lebih rendah
- Gesekan diplomatik
- Kerusakan reputasi sebagai negara tuan rumah
Di sinilah kata "mungkin" muncul. Bukan karena kebijakan akan melunak—tetapi karena... logistik dapat memaksa adaptasi.
Akankah Pemeriksaan Media Sosial dan Hambatan Keuangan Tetap Ada?
Inilah kebenaran pahitnya:
Kebijakan seperti pengungkapan media sosial bukanlah hal sementara—kebijakan tersebut merupakan bagian dari pergeseran yang lebih luas menuju kontrol perbatasan berbasis data.
Demikian pula, proposal yang melibatkan jaminan keuangan atau biaya masuk yang lebih tinggi mencerminkan sistem yang semakin dirancang untuk:
- Filter risiko
- Alihkan beban kepada pelancong.
- Mencegah orang tinggal melebihi batas waktu melalui cara-cara ekonomi.
Di bawah kepemimpinan Mullin, alat-alat ini jauh lebih mungkin untuk meluas daripada menghilang.
Apakah Masih Ada Harapan bagi Para Pelancong?
Ya—tetapi itu tergantung pada bagaimana Anda mendefinisikan "lebih baik."
Perbaikan yang tidak mungkin terjadi:
- Pemeriksaan yang kurang invasif
- Persyaratan pengungkapan yang lebih sedikit
- Biaya lebih rendah
Perbaikan yang lebih masuk akal:
- Jalur bandara yang lebih cepat
- Penyaringan yang lebih otomatis
- Waktu pemrosesan lebih singkat (bagi yang disetujui)
Singkatnya: Pengalaman tersebut mungkin menjadi lebih efisien—tetapi tidak lebih mudah dimaafkan.
The Bottom Line
Dukungan industri perjalanan terhadap Mullin bukanlah pertanda bahwa perjalanan akan menjadi lebih mudah. Ini adalah pengakuan bahwa Mereka harus bekerja dalam sistem yang memperketat, bukan melonggarkan..
Bagi pengunjung internasional, pesannya jelas:
- Bersiaplah untuk berbagi lebih banyak tentang kehidupan digital Anda.
- Perkirakan biaya yang lebih tinggi dan pengawasan yang lebih ketat.
- Harapkan kecepatan—bukan kesederhanaan.
Jika Mullin dikonfirmasi, AS mungkin akan berhasil menjadi tuan rumah acara global seperti Piala Dunia dan Olimpiade.
Namun kemungkinan besar hal itu akan dilakukan dengan caranya sendiri—aman, terkendali, dan, bagi banyak pelancong, semakin sulit diakses.




Tinggalkan Komentar