Perdebatan yang kembali mencuat mengenai kota-kota suaka sekali lagi mendorong politik imigrasi ke pusat citra ekonomi dan internasional Amerika—kali ini dengan konsekuensi yang berpotensi besar bagi pariwisata, penerbangan, dan posisi Amerika Serikat sebagai destinasi global hanya beberapa minggu sebelum persiapan menuju Piala Dunia FIFA 2026.
Para pemimpin industri perjalanan, operator bandara, dan ekonom pariwisata memperingatkan bahwa usulan untuk menarik petugas Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan (CBP) dari bandara di wilayah hukum suaka dapat menciptakan gangguan serius terhadap perjalanan internasional sekaligus memperdalam perpecahan politik di dalam negeri.
Inti dari kontroversi ini adalah pertanyaan yang lebih luas yang telah mendefinisikan sebagian besar politik Amerika modern: dapatkah seorang presiden yang berjanji untuk memerintah "untuk semua warga Amerika" secara bersamaan mengejar kebijakan yang semakin memecah belah negara bagian, kota, dan komunitas berdasarkan garis politik?
Apa Itu Kota Suaka?
Kota suaka adalah yurisdiksi — biasanya kota atau kabupaten — yang membatasi kerja sama mereka dengan badan penegak hukum imigrasi federal, khususnya dengan Imigrasi dan Bea Cukai (ICE).
Kebijakan sangat beragam, tetapi yurisdiksi suaka umumnya:
- Batasi tindakan kepolisian setempat yang menahan individu semata-mata karena pelanggaran imigrasi federal;
- Menolak untuk memenuhi beberapa permintaan penahanan ICE tanpa surat perintah pengadilan;
- Batasi berbagi data lokal tertentu dengan otoritas imigrasi federal;
- Fokuskan penegakan hukum lokal pada pencegahan kejahatan daripada penegakan hukum imigrasi.
Para pendukung berpendapat bahwa kebijakan ini meningkatkan keamanan publik karena imigran tanpa dokumen mungkin lebih bersedia melaporkan kejahatan, bekerja sama dengan polisi, dan mencari layanan publik tanpa takut dideportasi.
Para kritikus berpendapat bahwa kebijakan suaka melemahkan hukum imigrasi federal dan menciptakan hambatan bagi penegakan hukum imigrasi.
Perdebatan ini sejak lama sarat dengan muatan politik, tetapi sekarang bersinggungan dengan isu ekonomi yang jauh lebih besar: pergerakan wisatawan internasional melalui bandara-bandara di Amerika.

Mengapa Petugas CBP Penting
Petugas CBP bukan sekadar agen imigrasi. Mereka adalah personel penting yang bertanggung jawab atas:
- Memproses kedatangan internasional;
- Melakukan pemeriksaan paspor;
- Mengelola deklarasi bea cukai;
- Pemeriksaan risiko keamanan;
- Memastikan bandara berfungsi secara legal dan operasional.
Tanpa staf CBP yang memadai, terminal internasional tidak dapat memproses penumpang yang datang dengan benar.
Itulah mengapa industri perjalanan bereaksi sangat keras ketika muncul diskusi di dalam pemerintahan tentang kemungkinan mengurangi atau menghapus petugas CBP dari bandara di wilayah hukum suaka seperti:
- Kota New York
- Los Angeles
- Chicago
- San Fransisco
Kota-kota ini termasuk di antara gerbang internasional terbesar Amerika dan secara bersama-sama menangani puluhan juta penumpang internasional setiap tahunnya.
Bahkan pengurangan jumlah staf yang relatif kecil pun dapat memicu:
- Antrean kedatangan yang lebih panjang;
- Tertinggal penerbangan lanjutan;
- Gangguan jadwal penerbangan;
- Pengurangan rute internasional;
- Meningkatnya biaya operasional bagi bandara dan maskapai penerbangan.
Para eksekutif perjalanan memperingatkan bahwa kerusakan tidak akan berhenti di pintu terminal.
Pariwisata adalah Infrastruktur Ekonomi
Pariwisata internasional bukanlah industri simbolis. Ini adalah salah satu sektor ekspor terbesar di Amerika Serikat.
Pengunjung asing banyak mengeluarkan uang untuk:
- Hotel;
- Restoran;
- Hiburan;
- Belanja;
- Transportasi lokal;
- Konferensi dan konvensi.
Pengeluaran tersebut mendukung jutaan lapangan kerja di Amerika di berbagai sektor seperti perhotelan, penerbangan, ritel, dan jasa.
Para ekonom pariwisata berulang kali menekankan bahwa wisatawan internasional menghabiskan jauh lebih banyak uang per perjalanan dibandingkan wisatawan domestik. Kehilangan bahkan sebagian kecil wisatawan asing dapat berdampak luas pada perekonomian lokal.
Jika pengunjung internasional mulai menganggap masuk ke Amerika Serikat sebagai sesuatu yang tidak stabil secara politik, tidak dapat diprediksi, atau bermusuhan, konsekuensinya dapat meluas jauh melampaui perdebatan kebijakan imigrasi.
Para pelancong global memiliki alternatif.
Destinasi di:
- Prancis
- Spanyol
- Uni Emirat Arab
- Jepang
- Singapura
bersaing secara agresif untuk pariwisata internasional, konektivitas maskapai penerbangan, dan acara-acara global besar.
Sebuah Negara yang Semakin Terpecah Belah
Para kritikus proposal tersebut mengatakan bahwa isu ini mencerminkan pola pemerintahan yang lebih luas yang telah memperparah fragmentasi politik di Amerika Serikat.
Presiden secara tradisional berkampanye sebagai tokoh partisan tetapi memerintah sebagai pemimpin nasional setelah terpilih. Setiap presiden mengucapkan sumpah untuk melayani seluruh bangsa, bukan hanya negara bagian atau kota yang selaras secara politik dengan pemerintahan.
Pihak yang menentang berpendapat bahwa menggunakan staf bandara dan infrastruktur perjalanan internasional sebagai alat tawar-menawar terhadap kota-kota yang memiliki perbedaan politik berisiko mengubah operasi federal menjadi instrumen konflik politik domestik.
Persepsi itu penting secara internasional.
Citra Amerika di luar negeri secara historis tidak hanya bertumpu pada kekuatan ekonomi dan kekuatan militer, tetapi juga pada stabilitas politik, prediktabilitas kelembagaan, dan keterbukaan terhadap keterlibatan global.
Ketika pemerintah asing, maskapai penerbangan, bisnis, dan wisatawan melihat meningkatnya pertarungan politik internal yang memengaruhi bandara dan operasi perbatasan, kepercayaan dapat terkikis.
Dampak Internasional Sebelum FIFA 2026
Waktu pelaksanaannya sangat sensitif karena Amerika Serikat sedang bersiap untuk menjadi tuan rumah bersama Piala Dunia FIFA 2026 bersama dengan:
- Kanada
- Mexico
Turnamen ini diperkirakan akan membawa jutaan pengunjung internasional ke Amerika Utara, sehingga proses di bandara yang efisien dan prosedur perbatasan yang ramah menjadi sangat penting.
Kota-kota besar penyelenggara di Amerika Serikat meliputi:
- Kota New York
- Los Angeles
- Miami
- Dallas
- Seattle
Ajang olahraga internasional sangat bergantung pada persepsi tentang keamanan, aksesibilitas, efisiensi, dan keramahan.
Para ahli perjalanan memperingatkan bahwa pemberitaan berkepanjangan tentang konflik politik di bandara, penindakan imigrasi, atau gangguan masuk dapat merusak kepercayaan di kalangan:
- Wisatawan;
- Para sponsor;
- Media internasional;
- Maskapai penerbangan;
- Penyelenggara acara.
Di saat Amerika Serikat berharap untuk menunjukkan jati dirinya kepada dunia, para kritikus berpendapat bahwa kebijakan bandara yang sarat dengan muatan politik justru mengirimkan pesan yang berlawanan: ketidakpastian dan perpecahan.
Pertanyaan Hukum dan Konstitusi
Para ahli hukum juga menunjukkan bahwa bandara dan pelabuhan masuk adalah infrastruktur yang diatur oleh pemerintah federal dan terkait langsung dengan perdagangan antar negara bagian dan internasional.
Selama pemerintahan pertama Presiden Donald Trump, upaya untuk menjatuhkan sanksi keuangan pada yurisdiksi suaka memicu banyak tuntutan hukum. Pengadilan sebagian besar memutuskan bahwa cabang eksekutif tidak dapat secara luas menahan dana yang telah disahkan oleh Kongres tanpa persetujuan legislatif.
Segala upaya untuk mengurangi operasi CBP di bandara-bandara besar dapat menghadapi pengawasan konstitusional serupa.
Para kritikus berpendapat bahwa tindakan semacam itu pada akhirnya dapat menghukum:



Tinggalkan Komentar