Montego Bay, Jamaika — Menteri Pariwisata Jamaika, Yang Terhormat Edmund Bartlett, memuji Distrik Pengrajin yang baru dibuka di Bandara Internasional Sangster sebagai inisiatif transformatif yang akan memperkuat hubungan antara pariwisata dan industri kreatif Jamaika sekaligus memperluas peluang ekonomi bagi pengrajin dan pengusaha lokal.
Berbicara pada upacara pembukaan resmi ruang budaya dan ritel unik di gerbang pariwisata utama Jamaika, Menteri Bartlett menggambarkan pembangunan tersebut sebagai langkah berani dan strategis dalam meningkatkan produk pariwisata negara melalui pengalaman otentik Jamaika.
Distrik Artisan didirikan oleh pengusaha Lindsay Templer, pemilik Jamaica Aromatics, yang pendekatan inovatifnya dipuji oleh Menteri Pariwisata sebagai contoh bagaimana kreativitas dapat diubah menjadi nilai ekonomi yang berarti.
“Melihat sekeliling pada hal-hal yang ada dan menambahkan nilai adalah apa yang membuat industri kerajinan begitu kuat,” kata Bartlett. “Kreativitas masyarakat kita tidak hanya terbatas pada penemuan—karena kita terlalu terpaku pada hal itu—tetapi Anda juga dapat menambahkan nilai.”

Ia mencatat bahwa pembukaan Distrik Pengrajin menandai tonggak penting bagi sektor kreatif Jamaika dan menyoroti peran yang semakin berkembang dari para pelaku kreatif lokal dalam industri pariwisata.
“Apa yang kita saksikan di sini hari ini adalah wujud dari produktivitas kreatif para seniman Jamaika kita,” tambahnya.
Menteri Bartlett menekankan bahwa pariwisata pada dasarnya adalah tentang membangun koneksi dan mengubah koneksi tersebut menjadi hasil ekonomi yang nyata.
“Kami mengubah koneksi-koneksi tersebut menjadi hasil material yang bermakna dengan nilai dan harga tertentu, dan dengan demikian menciptakan perekonomian,” katanya.
Artisan District menampilkan karya seni dan kerajinan buatan Jamaika yang dikurasi secara khusus dan diposisikan sebagai sesuatu yang jauh lebih dari sekadar suvenir tradisional.
“Ini adalah barang-barang unik, barang yang bisa menjadi bahan pembicaraan, bukan suvenir; suvenir bersifat komersial, Anda bisa membelinya di mana saja,” jelas Bartlett. “Yang Anda dapatkan di sini adalah barang yang bisa menjadi bahan pembicaraan.”
Menteri tersebut juga mengaitkan inisiatif ini dengan kebijakan “Utamakan Lokal” Kementerian Pariwisata, yang bertujuan untuk memastikan bahwa pertumbuhan pariwisata secara langsung menguntungkan produsen dan pemasok Jamaika.
“Inilah inti dari Local First,” ujarnya. “Artinya, ketika Anda datang ke Jamaika, Anda harus menikmati pasokan yang disediakan oleh warga Jamaika.”
Bartlett menekankan perlunya membangun kapasitas produksi di kalangan pengrajin lokal agar mereka dapat sepenuhnya memanfaatkan permintaan yang terus meningkat dari sektor pariwisata.
“Bandara ini akan segera didatangi oleh enam juta pengunjung. Bayangkan permintaan yang ditimbulkannya,” katanya. “Jika kita adalah toko sampel, mereka akan berkata, betapa indahnya barang ini, tetapi mereka akan membawa pulang uang mereka. Idenya adalah mereka tidak boleh membawa pulang sepeser pun di dompet mereka.”
Ia berterima kasih kepada pendiri Lindsay Templer karena telah menciptakan apa yang ia gambarkan sebagai platform pemasaran penting bagi para perajin Jamaika dan sebuah konsep yang selaras dengan visi Kementerian untuk desa-desa perajin di seluruh pulau.
“Tujuannya adalah menjadikan produk-produk asli Jamaika sebagai dasar pengingat akan keaslian kunjungan orang-orang ke Jamaika,” katanya.
Distrik Artisan menawarkan kesempatan unik bagi para pelancong yang akan berangkat untuk membeli kerajinan tangan otentik Jamaika dalam berbagai kategori, termasuk seni, perhiasan, keramik, produk kesehatan, dan barang-barang gaya hidup.
Templer menegaskan bahwa setiap barang yang dipajang di toko tersebut dibuat oleh pengrajin lokal, dengan penekanan kuat pada kualitas, penceritaan, dan keaslian budaya.
“Bagi banyak perajin lokal, kesempatan seperti ini bisa mengubah hidup mereka,” kata perajin yang karyanya dipamerkan, Kacion Collins dari Absolutely Knot. “Melihat karya kami dipamerkan di bandara internasional bersama begitu banyak perajin Jamaika berbakat lainnya sungguh menggembirakan dan sangat bermakna.”
Pembukaan Distrik Kerajinan menandai langkah lain dalam upaya berkelanjutan Jamaika untuk memperdalam integrasi budaya, kreativitas, dan pariwisata, sekaligus memastikan bahwa lebih banyak warga Jamaika mendapatkan manfaat langsung dari pertumbuhan berkelanjutan industri ini.



Tinggalkan Komentar