kunjungijamaica Bisnis perjalanan Berita Pariwisata Karibia Berita Perjalanan Internasional Berita Perjalanan Jamaika pariwisata jamaika kementerian pariwisata jamaika Berita Berita Pariwisata Berita Pemerintah Perjalanan & Pariwisata Berita Mitra Perjalanan & Pariwisata Berita Tujuan Perjalanan

Bartlett Menatap Jalan Berani Menuju Perumahan Terjangkau & Inklusi Ekonomi 

ketajaman
gambar milik MOT
Ditulis oleh Linda Hohnholz

TWPS Menggandeng NCBIA sebagai Manajer Investasi Baru

Kementerian Pariwisata Jamaika telah mengambil langkah berani lainnya untuk mengamankan masa depan pekerja pariwisata Jamaika dengan mengangkat NCB Insurance Agency and Fund Managers Limited (NCBIA) sebagai salah satu manajer investasi Skema Pensiun Pekerja Pariwisata (TWPS). Langkah tersebut, yang diumumkan dalam upacara penandatanganan kontrak yang diadakan hari ini (30 Juni), menandakan dorongan yang lebih kuat dari pemerintah untuk menyelaraskan keamanan ekonomi dengan tujuan pembangunan sosial yang lebih luas, termasuk perumahan yang terjangkau bagi pekerja pariwisata.

Sambil memuji pertumbuhan berkelanjutan skema tersebut, yang kini bernilai hampir J$4 miliar, dengan sekitar 10,000 anggota terdaftar, Menteri Pariwisata, Yang Terhormat Edmund Bartlett, mengungkapkan arah kebijakan yang inovatif untuk masa depan TWPS.

“Ketika kita mencapai penghematan sebesar J$10 miliar, kita akan berupaya mengembangkan kerangka kerja untuk mendukung perumahan pekerja pariwisata,” ungkap Menteri Bartlett. “Tujuan kami adalah memfasilitasi kemitraan strategis antara National Housing Trust (NHT) dan bank komersial lokal serta lembaga hipotek, untuk menawarkan suku bunga hipotek terendah di Jamaika bagi pekerja pariwisata kita. Itulah jenis mobilitas sosial yang dapat dibuka oleh tabungan terstruktur,” imbuhnya.

Menteri Bartlett menekankan bahwa TWPS bukan sekadar mekanisme perlindungan sosial, tetapi instrumen ekonomi strategis untuk mendorong investasi domestik, mengurangi kebocoran modal, dan meningkatkan kualitas hidup. Ia menyampaikan bahwa ide ini terinspirasi dari pertemuannya dengan seorang pekerja pariwisata berusia 78 tahun yang, meskipun telah bekerja di industri tersebut selama puluhan tahun, tidak memiliki jaminan pensiun.

“Kami tidak hanya berinvestasi dalam dana pensiun; kami berinvestasi pada manusia, martabat, dan janji masa depan yang lebih baik bagi para pria dan wanita yang telah menjadikan Jamaika pusat pariwisata,” kata Bartlett.

NCBIA, yang ditunjuk berdasarkan kontrak tiga tahun, bergabung dengan struktur manajemen investasi dana tersebut untuk membantu memaksimalkan keuntungan bagi anggota skema dan mengamankan pertumbuhan jangka panjang dana tersebut.

Ryan Parkes, Ketua Dewan Pembina TWPS, menggarisbawahi pentingnya pengelolaan dana yang beragam. Ia berkata: “Kemitraan dengan NCBIA ini membantu memastikan kinerja dana yang optimal sekaligus menjunjung tinggi janji kami kepada para pekerja pariwisata Jamaika—beberapa di antaranya telah mengabdi di industri ini selama 40 atau 50 tahun. Mereka berhak mendapatkan masa pensiun yang bermartabat, dan skema ini memungkinkan hal itu.”

Antonio Spence, Kepala NCBIA, menegaskan kembali komitmen perusahaan terhadap pengelolaan yang bertanggung jawab, dengan mengatakan: “Ini lebih dari sekadar pengelolaan dana, ini adalah sebuah misi.” Spence mencatat bahwa: “Di NCBIA, kami ingin setiap pekerja pariwisata pensiun dengan ketenangan pikiran bahwa masa depan mereka terjamin. Kami merasa terhormat menjadi bagian dari proyek nasional yang transformatif ini.”

Skema inovatif ini, yang mulai berlaku pada 31 Januari 2020, dirancang untuk mencakup semua pekerja berusia 18-59 tahun di sektor pariwisata, baik pekerja tetap, kontrak, atau wiraswasta. Didanai dengan J$1 miliar dari Pemerintah Jamaika, skema ini dikelola oleh Guardian Life Limited.

Menteri pariwisata juga mencatat bahwa dengan TWPS yang kini tumbuh pada tingkat sekitar J$100 juta per bulan, masa depannya tampak menjanjikan, tidak hanya sebagai dana pensiun tetapi juga sebagai mesin pembangunan bangsa. “Kami tidak hanya menyambut pengunjung ke Jamaika. Kami membangun masyarakat yang menghargai dan memberdayakan pekerjanya melalui pensiun, melalui perumahan, dan melalui harapan,” tegas Menteri Bartlett.

TERLIHAT DALAM GAMBAR: Menteri Pariwisata, Yang Terhormat Edmund Bartlett (kanan, baris ke-2), tersenyum saat menyaksikan penandatanganan kontrak antara Sheree Martin, Chief Operating Officer, NCB dan Direktur Dewan, NCB Insurance Agency and Fund Managers Limited (NCBIA), (ke-1 dari kiri, duduk); Ryan Parkes, Ketua Dewan Pengawas Skema Pensiun Pekerja Pariwisata (TWPS) (ke-2 dari kiri, duduk); Jennifer Griffith, Sekretaris Tetap di Kementerian Pariwisata (ke-2 dari kanan, duduk) dan Michael Francis, Wali Amanat Dewan TWPS (ke-1 dari kanan, duduk) selama penandatanganan pada hari Senin, 30 Juni 2025. Antonio Spence, Kepala NCBIA, berdiri dan berbagi momen tersebut.

Klik disini ijika Anda punya berita untuk dibagikan


Tentang Penulis

Linda Hohnholz

Pemimpin redaksi untuk eTurboNews berbasis di kantor pusat eTN.

Tinggalkan Komentar