Kementerian Pariwisata, Investasi & Penerbangan Bahama telah mengambil langkah signifikan untuk memajukan sektor penerbangan negara tersebut melalui kemitraan baru antara Departemen Dirgantara Universitas Negeri Tennessee Tengah (MTSU) dan Departemen Penerbangan Bahama.
Nota kesepahaman (MOU), yang ditandatangani pada hari Jumat, 30 Mei, oleh Wakil Perdana Menteri dan Menteri Pariwisata, Investasi & Penerbangan, Yang Terhormat I. Chester Cooper, dan Presiden MTSU Dr. Sidney A. McPhee, meresmikan kolaborasi yang akan menciptakan peluang pendidikan dan profesional yang dirancang khusus untuk mahasiswa Bahama dan profesional penerbangan.
Perjanjian ini memungkinkan mahasiswa Bahama untuk mendaftar dalam program pelatihan kedirgantaraan MTSU, berpartisipasi dalam pengalaman pelatihan musim panas di kampus, mengakses opsi jalur cepat yang dirancang bagi para profesional yang bekerja, dan mengambil kursus daring yang dirancang khusus bagi mahasiswa dan profesional Bahama.
Menteri Cooper berkata, “Kemitraan ini merupakan langkah monumental dalam mengembangkan industri penerbangan dan lanskap pendidikan kita. Dengan membekali para profesional penerbangan baru dan lama dengan keterampilan kelas dunia dan pengalaman internasional, kita tengah membangun fondasi untuk pertumbuhan berkelanjutan dan daya saing yang memposisikan Bahama sebagai pemimpin global dalam bidang penerbangan.”
Bersama beliau, Dr. McPhee menyampaikan rasa hormatnya saat menyambut delegasi tersebut, dengan menyatakan, “Saya merasa terhormat hari ini untuk menyambut teman-teman kita dari Negara Bagian Bahama untuk menandatangani perjanjian penting ini. MTSU telah menjadi pilihan banyak mahasiswa dari Bahama yang mencari kesempatan pendidikan tinggi. Hubungan antara negara bagian dan universitas kami kuat dan konstan, dan, memang, mahasiswa dari negara ini mewakili persentase yang signifikan dari pendaftaran internasional kami.”
Jurusan Dirgantara MTSU merupakan salah satu program penerbangan perguruan tinggi terbesar dan paling disegani di AS. Peluang Pelatihan berdasarkan MOU tersebut berpusat pada tujuh bidang konsentrasi, termasuk: Pilot Profesional, Manajemen Dirgantara, Perawatan Dirgantara, Teknologi Dirgantara, Pengiriman Penerbangan, Operasi Sistem Pesawat Udara Nirawak (Drone), dan Kontrol dan Teknologi Sistem Udara Nirawak. Selain itu, perjanjian tersebut memanfaatkan kemitraan Inovatif dengan Delta Airlines dan Southwest Airlines untuk menghasilkan para profesional di industri tersebut.
Delegasi Bahama termasuk Direktur Penerbangan dan Wakil Direktur Jenderal Pariwisata, Dr. Kenneth Romer; Wakil Direktur Penerbangan, Tn. Milo Butler III; Eksekutif dari Universitas Bahama dan perwakilan dari Kantor Atlanta Kementerian Pariwisata Bahama.
Tentang Bahama
Bahama memiliki lebih dari 700 pulau dan cay, serta 16 destinasi pulau yang unik. Terletak hanya 50 mil dari pantai Florida, tempat ini menawarkan cara cepat dan mudah bagi wisatawan untuk melepaskan diri dari kesibukan mereka sehari-hari. Negara kepulauan ini juga menawarkan kegiatan memancing, menyelam, berperahu kelas dunia, dan ribuan mil pantai paling spektakuler di Bumi untuk dijelajahi oleh keluarga, pasangan, dan petualang. Lihat mengapa Bahama Lebih Baik di www.bahama.com di Facebook, YouTube, atau Instagram.

