Berita Internasional Terbaru Breaking Travel News Bisnis perjalanan Berita Pemerintah Berita Kesehatan Industri Perhotelan Berita Terbaru Indonesia Berita Orang-orang Tanggung jawab Pariwisata Pembaruan Tujuan Perjalanan Ngetren Sekarang Berbagai Berita

Indonesia mengumumkan rencana untuk mengembangkan industri pariwisata medis

Indonesia mengumumkan rencana untuk mengembangkan industri pariwisata medis
Indonesia mengumumkan rencana untuk mengembangkan industri pariwisata medis
Ditulis oleh Harry S. Johnson

Dalam upaya menciptakan sumber pendapatan nasional baru dan memberikan perawatan kesehatan yang berkualitas kepada warganya, pemerintah Indonesia sedang mempertimbangkan untuk mengembangkan industri pariwisata medis nasional.

Menurut pejabat pemerintah, 600,000 orang Indonesia mencari perawatan medis di luar negeri - paling banyak di dunia, karena pasien pada umumnya lebih memilih perawatan kesehatan di luar negeri, mengutip pelayanan medis dalam negeri yang kurang baik terkait dengan pengobatan penyakit tertentu.

Juru bicara Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Jodi Mahardi mengatakan, mengembangkan sektor 'pariwisata medis' Indonesia berpotensi meningkatkan kemandirian medis negara.

Ia melanjutkan, pengembangan wisata kesehatan di Indonesia tidak hanya layak, tetapi juga sangat menguntungkan mengingat jumlah wisatawan medis yang terus meningkat di seluruh dunia.

Negara tetangga Indonesia di Asia Tenggara seperti Thailand, Singapura dan Malaysia sudah mengembangkan wisata kesehatan di negaranya masing-masing.

Thailand, misalnya, mencatat total 2.29 juta wisatawan medis dan pendapatan US $ 6.9 miliar dari sektor tersebut pada 2016, kata Jodi.

Wisata medis, tambahnya, juga dapat berfungsi sebagai katalisator untuk penciptaan lapangan kerja dan ekonomi yang lebih terdiversifikasi di negara ini.

Dengan tujuan tersebut, pemerintah telah mempertimbangkan rencana untuk membangun rumah sakit internasional dengan tenaga kesehatan yang sangat terlatih dari negara lain, bekerja sama dengan departemen dan organisasi negara terkait, seperti Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

“Dokter yang akan dibawa ke Indonesia hanya dokter spesialis yang masih kurang di negaranya. Mereka akan bekerja sama dengan dokter setempat, ”kata Jodi.

“Dengan begitu, orang Indonesia bisa mendapatkan perawatan medis yang lebih baik dan lebih banyak turis asing akan datang ke negara itu untuk perawatan.”

Rencana untuk mengembangkan pariwisata medis di negara tersebut telah dibuat bertahun-tahun.

Pada 2017, Kementerian Pariwisata dan Kementerian Kesehatan menandatangani nota kesepahaman tentang pengembangan wisata kesehatan dan medis, yang disebut-sebut sebagai unggulan pariwisata minat khusus.

Indonesia telah menjadi salah satu penyumbang terbesar wisata kesehatan di negara tetangganya. Menurut CIMB ASEAN Research Institute, orang Indonesia menghabiskan sekitar US $ 11.5 miliar setiap tahun untuk perawatan kesehatan di luar negeri, kebanyakan di Malaysia.

#rebuildingtravel

Cetak Ramah, PDF & Email

Tentang Penulis

Harry S. Johnson

Harry S. Johnson telah bekerja di industri perjalanan selama 20 tahun. Dia memulai karir perjalanannya sebagai pramugari untuk Alitalia, dan hari ini, telah bekerja untuk TravelNewsGroup sebagai editor selama 8 tahun terakhir. Harry adalah seorang penjelajah keliling yang rajin.