Berita Internasional Terbaru Breaking Travel News budaya Berita Pemerintah Industri Perhotelan Berita Terkini Makau Berita Tanggung jawab Pariwisata Pembaruan Tujuan Perjalanan Berita Kawat Perjalanan Berbagai Berita

Makau: Beberapa fasilitas budaya akan dibuka kembali secara berturut-turut

Makau: Beberapa fasilitas budaya akan dibuka kembali secara berturut-turut
Makau: Beberapa fasilitas budaya akan dibuka kembali secara berturut-turut

Makau Biro Urusan Kebudayaan (IC, dari akronim Portugis) secara berturut-turut membuka kembali beberapa situs warisan, ruang budaya dan kreatif serta museum mulai 16 Maret (Senin), dan akan menerapkan berbagai tindakan pengendalian massa untuk membatasi jumlah pengunjung, untuk mencegah risiko novel coronavirus infeksi.

Beberapa perpustakaan umum dan museum di bawah naungan IC telah dibuka kembali untuk umum sejak awal Maret lalu. Mulai 16 Maret, IC secara berturut-turut akan membuka kembali beberapa fasilitas budaya, termasuk situs Warisan Dunia seperti Mandarin's House (hanya lantai dasar dan Gift Shop yang akan dibuka untuk umum), Ruins of St. Paul's (hanya Largo da Companhia de Yesus akan dibuka untuk umum), Benteng Guia (hanya ruang luar yang akan dibuka untuk umum), Galeri Tap Seac, Koridor Benteng Gunung dan Museum Memorial Xian Xinghai. Rumah Lou Kau (hanya lantai dasar yang akan dibuka untuk umum), Rumah Taipa (termasuk Museum Kehidupan Makau, Rumah Nostalgia dan Galeri Pameran), Museum Sejarah Taipa dan Coloane dan Museum Hadiah Serah Terima Macao, sebagai serta ruang budaya seperti Macao Fashion Gallery akan dibuka kembali mulai 17 Maret. Semua tur berpemandu, lokakarya, dan pembicaraan yang diadakan di fasilitas budaya ditangguhkan.

Selain itu, berbagai pekerjaan renovasi dan peningkatan saat ini sedang dilakukan di beberapa fasilitas budaya, memperbaiki kondisi untuk pemeliharaan dan kunjungan di masa mendatang, melaksanakan langkah “Kesejahteraan-untuk-Pekerjaan” Pemerintah SAR, dan meminimalkan pengaruh pengunjung. Saat ini, fasilitas budaya yang sedang dibangun termasuk Museum Seni Suci dan Crypt, Harta Karun Seni Suci Gereja St. Dominic dan Bekas Kediaman Jenderal Ye Ting.

Untuk bekerja sama dengan tindakan pencegahan, berbagai tindakan pengendalian keramaian akan diterapkan di fasilitas budaya untuk membatasi jumlah pengunjung. IC telah memperkuat pembersihan dan desinfeksi di semua fasilitas sebelum dibuka. Anggota masyarakat harus memakai masker wajah mereka sendiri, mengukur suhu tubuh dan menunjukkan pernyataan kesehatan sebelum memasuki fasilitas, serta bekerja sama dengan tindakan pengendalian massa di tempat.

Beberapa fasilitas budaya akan tetap ditutup karena kondisi ruang. Tanggal pembukaan kembali fasilitas tersebut akan diumumkan pada waktunya.

Cetak Ramah, PDF & Email

Tentang Penulis

Pemimpin Redaksi Penugasan

Editor Penugasan Kepala adalah OlegSziakov