Baca kami | Dengarkan kami | Perhatikan kami | Ikut Acara Langsung | Matikan Iklan | hidup |

Klik bahasa Anda untuk menerjemahkan artikel ini:

Afrikaans Afrikaans Albanian Albanian Amharic Amharic Arabic Arabic Armenian Armenian Azerbaijani Azerbaijani Basque Basque Belarusian Belarusian Bengali Bengali Bosnian Bosnian Bulgarian Bulgarian Catalan Catalan Cebuano Cebuano Chichewa Chichewa Chinese (Simplified) Chinese (Simplified) Chinese (Traditional) Chinese (Traditional) Corsican Corsican Croatian Croatian Czech Czech Danish Danish Dutch Dutch English English Esperanto Esperanto Estonian Estonian Filipino Filipino Finnish Finnish French French Frisian Frisian Galician Galician Georgian Georgian German German Greek Greek Gujarati Gujarati Haitian Creole Haitian Creole Hausa Hausa Hawaiian Hawaiian Hebrew Hebrew Hindi Hindi Hmong Hmong Hungarian Hungarian Icelandic Icelandic Igbo Igbo Indonesian Indonesian Irish Irish Italian Italian Japanese Japanese Javanese Javanese Kannada Kannada Kazakh Kazakh Khmer Khmer Korean Korean Kurdish (Kurmanji) Kurdish (Kurmanji) Kyrgyz Kyrgyz Lao Lao Latin Latin Latvian Latvian Lithuanian Lithuanian Luxembourgish Luxembourgish Macedonian Macedonian Malagasy Malagasy Malay Malay Malayalam Malayalam Maltese Maltese Maori Maori Marathi Marathi Mongolian Mongolian Myanmar (Burmese) Myanmar (Burmese) Nepali Nepali Norwegian Norwegian Pashto Pashto Persian Persian Polish Polish Portuguese Portuguese Punjabi Punjabi Romanian Romanian Russian Russian Samoan Samoan Scottish Gaelic Scottish Gaelic Serbian Serbian Sesotho Sesotho Shona Shona Sindhi Sindhi Sinhala Sinhala Slovak Slovak Slovenian Slovenian Somali Somali Spanish Spanish Sudanese Sudanese Swahili Swahili Swedish Swedish Tajik Tajik Tamil Tamil Telugu Telugu Thai Thai Turkish Turkish Ukrainian Ukrainian Urdu Urdu Uzbek Uzbek Vietnamese Vietnamese Welsh Welsh Xhosa Xhosa Yiddish Yiddish Yoruba Yoruba Zulu Zulu

Pernyataan Pariwisata Saint Lucia tentang Kasus Coronavirus COVID-19

Pernyataan Pariwisata Saint Lucia tentang Kasus Coronavirus COVID-19
Pernyataan Pariwisata Saint Lucia tentang Kasus Coronavirus COVID-19
Ditulis oleh editor

The Saint Lucia Departemen Kesehatan dan Kebugaran telah mencatat peningkatan jumlah kasus yang dikonfirmasi Virus corona (COVID-19 secara internasional serta menyebar ke negara-negara di luar China.

Departemen ini secara proaktif bekerja dengan semua lembaga pemerintah terkait di pulau untuk melaksanakan Rencana Kesiapsiagaan dan Respons Nasional untuk COVID-19. Sampai saat ini, Saint Lucia belum melaporkan adanya kasus virus corona.  

Saint Lucia tetap terbuka untuk bisnis dan dalam upaya untuk membatasi kemungkinan masuknya COVID-19 ke Saint Lucia, Departemen Kesehatan dan Kebugaran pada 4 Februari 2020 memberlakukan pembatasan perjalanan bagi orang non-warga negara dengan riwayat perjalanan di dalamnya. 14 hari terakhir sejak daratan Cina; apakah dalam perjalanan atau berasal.

Berlaku mulai Rabu, 26 Februari 2020, perpanjangan pembatasan perjalanan yang juga disebutkan oleh yurisdiksi lain Hong Kong, yang Republik Korea, Italia serta Singapura Selain itu, setiap warga negara Saint Lucian yang kembali ke Saint Lucia dengan riwayat perjalanan ke salah satu negara yang disebutkan akan dikarantina selama 14 hari.

Departemen Kesehatan dan Kebugaran terus bekerja sama dengan badan-badan regional dalam pengelolaan ancaman Penyakit Coronavirus.

Untuk sementara, masyarakat diingatkan untuk terus mengamalkan rekomendasi standar untuk mencegah penyebaran infeksi. Ini termasuk:

  • Cuci tangan secara teratur dengan sabun dan air atau pembersih tangan berbasis alkohol di mana sabun dan air tidak tersedia.
  • Tutupi mulut dan hidung dengan tisu atau pakaian sekali pakai saat batuk dan bersin.
  • Hindari kontak dekat dengan siapa pun yang menunjukkan gejala penyakit pernapasan seperti batuk dan bersin.
  • Cari pertolongan medis dan bagikan riwayat perjalanan Anda dengan penyedia layanan kesehatan Anda jika Anda memiliki gejala yang menunjukkan penyakit pernapasan baik selama atau setelah perjalanan.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi Kantor Kepala Petugas Medis atau Unit Epidemiologi, di 468-5309 / 468-5317.