Haruskah Manajer Fasilitas Anda Bersertifikat?

Ditulis oleh Juergen T Steinmetz

Seorang manajer fasilitas bertanggung jawab untuk mengawasi operasi sehari-hari dari gedung atau ruang kantor. Mereka memastikan bahwa semuanya berjalan lancar dan karyawan aman dan produktif.

Cetak Ramah, PDF & Email

Jika Anda ingin mempekerjakan manajer fasilitas baru, ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan. Dari kebutuhan gaji, sertifikasi manajemen fasilitas untuk tanggung jawab pekerjaan, berikut adalah lima pertanyaan yang harus Anda tanyakan pada diri sendiri sebelum mempekerjakan seseorang.

Manajer fasilitas sering kali mengawasi beberapa gedung atau kantor sekaligus, membuat pekerjaan mereka semakin menantang. Berikut adalah lima pertanyaan yang harus Anda tanyakan pada diri sendiri jika Anda ingin menemukan manajer fasilitas yang sempurna.

1. Apa Sertifikasi Mereka?

Manajer fasilitas bersertifikat telah lulus ujian yang diselenggarakan oleh Asosiasi Manajemen Fasilitas Amerika. FMAA menawarkan dua tingkat sertifikasi: Certified Professional Facility Manager dan Certified Master Facility Manager.

Penunjukan CPFM mengharuskan kandidat untuk lulus kursus Dasar-Dasar Manajemen Fasilitas CMFA dan serangkaian ujian tentang topik-topik seperti manajemen keselamatan, penganggaran, sumber daya manusia, manajemen konstruksi, dan bidang lain yang terkait dengan manajemen fasilitas. Kandidat juga harus menyelesaikan 300 jam pengembangan profesional untuk menerima sertifikasi ini.

Untuk mendapatkan penunjukan CPMM, kandidat harus lulus tes yang sama seperti yang dipersyaratkan untuk CPFM. Namun, mereka juga perlu menunjukkan kemahiran dalam bidang tambahan seperti manajemen proyek, manajemen risiko, dan keberlanjutan. Kandidat yang menyelesaikan kursus dan ujian ini dapat memperoleh sekitar $50k per tahun.

2. Berapa Banyak Pengalaman yang Mereka Miliki?

Kandidat yang ideal akan memiliki pengalaman beberapa tahun mengelola gedung besar atau kompleks perkantoran. Ini berarti mereka akan tahu cara memprioritaskan tugas dan mengelola orang. Penting untuk dicatat bahwa beberapa manajer fasilitas memulai dengan pengalaman kurang dari tiga tahun. Namun, tidak jarang mereka mendapatkan pengalaman berharga selama magang atau posisi sementara.

3. Apakah Kandidat Bekerja dengan Baik Dengan Orang Lain?

Sudah umum bagi manajer fasilitas untuk bekerja sama dengan insinyur, arsitek, kontraktor,

dan profesional lainnya. Jika Anda mencari seseorang yang dapat berkolaborasi secara efektif dengan orang lain, carilah kandidat yang telah bekerja dengan kelompok yang berbeda dalam sebuah perusahaan. Manajer fasilitas yang baik akan memahami apa yang dibutuhkan setiap kelompok dan mengapa keputusan tertentu dibuat.

4. Bisakah Mereka Menangani Situasi Stres?

Beberapa manajer fasilitas mungkin dipanggil untuk menangani pemadaman listrik, bencana alam, atau keadaan darurat karyawan. Situasi ini membutuhkan pemikiran cepat dan tindakan tegas. Carilah kandidat yang menunjukkan keterampilan kepemimpinan yang kuat ketika berhadapan dengan situasi stres.

5. Apakah Ada Hal Lain yang Harus Saya Ketahui Tentang Mereka?

Carilah kandidat yang memiliki rekam jejak kesuksesan yang terbukti. Mintalah referensi dari perusahaan sebelumnya dan periksa ulasan online. Anda mungkin juga ingin mewawancarai beberapa kandidat sebelum memilih satu.

Jenis Sertifikasi Manajer Fasilitas

Ada dua jenis sertifikasi manajemen fasilitas yang tersedia. Asosiasi Manajemen Fasilitas menawarkan satu. Asosiasi Manajer Fasilitas Internasional menyediakan yang lain. Kedua organisasi menawarkan program serupa, jadi program mana pun yang Anda pilih, Anda dapat yakin bahwa Anda telah memilih jalan yang benar.

Berikut perbedaan kedua program tersebut:

• CPFM – Program bersertifikat FMAA dirancang untuk individu yang telah memiliki gelar sarjana dalam bisnis atau bidang lain. FMAA menawarkan gelar Associate of Science dalam bidang Manajemen Fasilitas bersama dengan sertifikasinya. Untuk memenuhi syarat untuk gelar ASFM, siswa harus mengambil minimal 12 jam kredit di perguruan tinggi atau universitas terakreditasi. Siswa kemudian menyelesaikan sisa pendidikan mereka melalui program pelatihan FMAA.

• CPMM – Program bersertifikasi IFMA lebih fokus pada keterampilan praktis. Individu yang menyelesaikan kursus IFMA's Certified Professional in Building Operations menerima sertifikasi di empat bidang inti: perencanaan lokasi, operasi bangunan; pemeliharaan; dan efisiensi energi. Selain itu, mereka belajar tentang teknologi terbaru yang digunakan di industri.

Kedua program tersebut mencakup pengajaran di kelas, praktik langsung, dan ujian tertulis. Setelah menyelesaikan program, kandidat dapat mendaftar untuk mengikuti ujian sertifikasi.

Tanggung Jawab Manajer Fasilitas

Manajer fasilitas mengawasi semua aspek gedung atau kompleks kantor. Tugas mereka termasuk memastikan semuanya berjalan lancar, termasuk menjaga standar keselamatan dan keamanan yang tinggi. Berikut adalah beberapa tanggung jawab manajer fasilitas:

1. Menjaga Standar Keamanan

Manajer fasilitas memastikan bahwa setiap aspek bangunan memenuhi pedoman kesehatan dan keselamatan yang ketat. Misalnya, mereka memastikan bahwa tidak ada bahan kimia berbahaya di dekat sumber air atau area persiapan makanan. Mereka juga memantau kualitas udara dan menjaga sistem pemanas tetap bersih.

2. Menjaga Keamanan Karyawan

Manajer fasilitas harus melindungi karyawan dari cedera. Ini berarti memastikan bahwa tempat kerja memenuhi persyaratan ergonomis, menyediakan pencahayaan yang tepat, dan memasang alat pemadam kebakaran. Mereka juga harus menawarkan pintu darurat dan kotak PXNUMXK.

3. Memastikan Efisiensi Energi

Manajer fasilitas mengawasi penggunaan energi gedung. Mereka harus melakukan inspeksi rutin dan memastikan bahwa sistem HVAC berjalan secara efisien. Mereka juga harus memasang perangkat hemat energi seperti bola lampu dan termostat.

4. Monitor Pemeliharaan

Manajer fasilitas perlu memeriksa peralatan secara teratur untuk memastikannya berfungsi dengan benar. Mereka juga harus memelihara catatan yang mendokumentasikan setiap masalah yang dihadapi selama perbaikan.

5. Mengawasi Keamanan Gedung

Manajer fasilitas harus memastikan bahwa bangunan aman. Mereka harus memantau titik akses dan memastikan bahwa pintu terkunci saat tidak digunakan. Mereka juga harus melatih anggota staf untuk mengenali aktivitas mencurigakan dan segera melaporkan kekhawatiran apa pun.

Kesimpulan

Profesi manajemen fasilitas memiliki banyak jalur karir yang tersedia. Sementara beberapa manajer fasilitas mungkin berspesialisasi dalam satu bidang seperti: daftar alat perawatan industri, orang lain mungkin memilih untuk fokus pada berbagai disiplin ilmu. Terlepas dari cara mana yang Anda pilih, manajer fasilitas akan memainkan peran penting dalam menjaga orang tetap aman dan sehat.

Cetak Ramah, PDF & Email

Berita Terkait

Tentang Penulis

Juergen T Steinmetz

Juergen Thomas Steinmetz terus bekerja di industri perjalanan dan pariwisata sejak remaja di Jerman (1977).
Dia menemukan eTurboNews pada tahun 1999 sebagai buletin online pertama untuk industri pariwisata perjalanan global.

Tinggalkan Komentar