Berita Internasional Terbaru Breaking Travel News Bisnis perjalanan Berita Pemerintah Berita Kesehatan Industri Perhotelan Berita Terbaru Israel Berita Terbaru Jepang Berita keselamatan Pariwisata Pembaruan Tujuan Perjalanan Berita Kawat Perjalanan Ngetren Sekarang

Jepang Sekarang Ditutup untuk Semua Kecuali Warga Negara

Gambar milik Gerd Altmann dari Pixabay
Ditulis oleh Linda S. Hohnholz

Sementara Afrika semakin marah pada Inggris dan Eropa pada umumnya serta Amerika Serikat karena menutup perbatasan mereka ke negara-negara Afrika Selatan, Israel dan sekarang Jepang melangkah lebih jauh dan menutup semua negara asing.

Cetak Ramah, PDF & Email

Efektif Selasa, 30 November 2021, Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida telah menyatakan bahwa perbatasannya ditutup untuk semua orang asing sebagai tanggapan atas Varian Omikron COVID-19.

Warga negara Jepang yang kembali ke negara itu dari perjalanan perlu dikarantina di fasilitas yang ditunjuk pemerintah. Orang asing yang memegang visa penduduk saat ini juga akan diizinkan kembali ke negara itu, seperti juga beberapa pelancong diplomatik dan kasus kemanusiaan.

Meskipun belum ada infeksi Omicron yang dilaporkan di Jepang, PM tersebut mengatakan, “Kami (mengambil tindakan) dengan rasa krisis yang kuat, menambahkan, “Ini adalah tindakan sementara dan luar biasa yang kami ambil demi keselamatan sampai ada kejelasan yang lebih baik. informasi tentang varian Omicron.”

Jepang mengikuti Israel sebagai satu-satunya 2 negara yang menutup perbatasan mereka sepenuhnya. Pada hari Sabtu, Israel mengatakan akan melarang masuknya semua orang asing ke negara itu, menjadikannya negara pertama yang menutup perbatasannya sepenuhnya sebagai tanggapan terhadap Omicron. Perdana Menteri Israel Naftali Bennett mengatakan bahwa larangan itu, sambil menunggu persetujuan pemerintah, akan berlangsung selama 14 hari dan bahwa negara itu akan menggunakan teknologi pelacakan telepon kontra-terorisme untuk menahan penyebaran varian Omicron.

Omicron telah diberi label sebagai "varian perhatian" oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Menurut situs web WHO, varian Omicron memiliki sejumlah besar mutasi, beberapa di antaranya mengkhawatirkan. Bukti awal menunjukkan peningkatan risiko infeksi ulang dengan varian ini, dibandingkan dengan varian lain yang menjadi perhatian. Jumlah kasus Omicron tampaknya meningkat di hampir semua provinsi di Afrika Selatan.

Tingkat vaksinasi Jepang adalah yang tertinggi di antara negara-negara G7, yang meliputi Kanada, Prancis, Jerman, Italia, Jepang, Inggris, AS, serta Uni Eropa. Infeksi COVID-19 telah turun secara signifikan sejak gelombang kelima memuncak pada Agustus.

Lebih memilih untuk berbuat salah di sisi hati-hati bagi warga Jepang, Perdana Menteri Kishida berkata, "Saya siap untuk menanggung semua kritik dari mereka yang mengatakan pemerintahan Kishida terlalu berhati-hati."

Cetak Ramah, PDF & Email

Tentang Penulis

Linda S. Hohnholz

Linda Hohnholz telah menjadi pemimpin redaksi untuk eTurboNews selama bertahun-tahun.
Dia suka menulis dan memperhatikan detail.
Dia juga bertanggung jawab atas semua konten premium dan siaran pers.

Tinggalkan Komentar