Baca kami | Dengarkan kami | Perhatikan kami | Ikut Acara Langsung | Matikan Iklan | hidup |

Klik bahasa Anda untuk menerjemahkan artikel ini:

Afrikaans Afrikaans Albanian Albanian Amharic Amharic Arabic Arabic Armenian Armenian Azerbaijani Azerbaijani Basque Basque Belarusian Belarusian Bengali Bengali Bosnian Bosnian Bulgarian Bulgarian Catalan Catalan Cebuano Cebuano Chichewa Chichewa Chinese (Simplified) Chinese (Simplified) Chinese (Traditional) Chinese (Traditional) Corsican Corsican Croatian Croatian Czech Czech Danish Danish Dutch Dutch English English Esperanto Esperanto Estonian Estonian Filipino Filipino Finnish Finnish French French Frisian Frisian Galician Galician Georgian Georgian German German Greek Greek Gujarati Gujarati Haitian Creole Haitian Creole Hausa Hausa Hawaiian Hawaiian Hebrew Hebrew Hindi Hindi Hmong Hmong Hungarian Hungarian Icelandic Icelandic Igbo Igbo Indonesian Indonesian Irish Irish Italian Italian Japanese Japanese Javanese Javanese Kannada Kannada Kazakh Kazakh Khmer Khmer Korean Korean Kurdish (Kurmanji) Kurdish (Kurmanji) Kyrgyz Kyrgyz Lao Lao Latin Latin Latvian Latvian Lithuanian Lithuanian Luxembourgish Luxembourgish Macedonian Macedonian Malagasy Malagasy Malay Malay Malayalam Malayalam Maltese Maltese Maori Maori Marathi Marathi Mongolian Mongolian Myanmar (Burmese) Myanmar (Burmese) Nepali Nepali Norwegian Norwegian Pashto Pashto Persian Persian Polish Polish Portuguese Portuguese Punjabi Punjabi Romanian Romanian Russian Russian Samoan Samoan Scottish Gaelic Scottish Gaelic Serbian Serbian Sesotho Sesotho Shona Shona Sindhi Sindhi Sinhala Sinhala Slovak Slovak Slovenian Slovenian Somali Somali Spanish Spanish Sudanese Sudanese Swahili Swahili Swedish Swedish Tajik Tajik Tamil Tamil Telugu Telugu Thai Thai Turkish Turkish Ukrainian Ukrainian Urdu Urdu Uzbek Uzbek Vietnamese Vietnamese Welsh Welsh Xhosa Xhosa Yiddish Yiddish Yoruba Yoruba Zulu Zulu

Penghitungan COVID-19 nasional India naik menjadi 22,662,575

Penghitungan COVID-19 nasional India naik menjadi 22,662,575
Penghitungan COVID-19 nasional India naik menjadi 22,662,575
Ditulis oleh Harry Johnson

Sebanyak 3,754 kematian baru karena COVID-19 juga dilaporkan di India sejak Minggu pagi

  • Angka COVID-19 terus mencapai puncaknya di India
  • Jumlah kasus aktif harian telah meningkat selama beberapa minggu terakhir
  • Pemerintah India telah meningkatkan fasilitas pengujian COVID-19 di seluruh negeri

Kementerian Kesehatan India melaporkan bahwa 366,161 kasus COVID-19 baru terdaftar di seluruh negeri dalam 24 jam terakhir.

Kasus hari ini membuat penghitungan infeksi virus korona di negara itu menjadi 22,662,575.

Menurut kementerian, sebanyak 3,754 kematian baru terkait COVID-19 juga dilaporkan di negara itu sejak Minggu pagi, menjadikan total korban tewas menjadi 246,116.

Ini adalah pertama kalinya setelah empat hari berturut-turut ketika jumlah kasus turun di bawah 400,000 dalam 24 jam, dan pertama kali setelah dua hari berturut-turut ketika jumlah kematian dalam satu hari turun di bawah angka 4,000.

Masih ada 3,745,237 kasus aktif di Tanah Air, dengan peningkatan sebanyak 8,589 kasus aktif hingga Minggu. Sebanyak 18,671,222 orang telah disembuhkan dan dipulangkan dari rumah sakit sejauh ini di seluruh negeri.

Angka COVID-19 terus meningkat India, karena pemerintah federal telah mengesampingkan penguncian total untuk menahan situasi yang memburuk meskipun beberapa negara bagian telah memberlakukan jam malam atau penutupan sebagian.

Delhi telah diisolasi secara berturut-turut ketiga hingga 17 Mei. Beberapa ujian sekolah telah dibatalkan atau ditunda setelah situasi COVID-19.

Jumlah kasus aktif harian terus meningkat selama beberapa minggu terakhir. Pada bulan Januari, jumlah kasus harian di negara itu turun hingga di bawah 10,000.

Lebih dari 170 juta dosis vaksinasi (170,176,603) telah diberikan di seluruh negeri sejak India memulai program vaksinasi nasional pada 16 Januari.

Pendaftaran online dimulai Rabu lalu untuk orang yang berusia di atas 18 tahun. Ini adalah tahap ketiga vaksinasi COVID-19 yang dimulai 1 Mei.

Sementara itu, pemerintah India telah meningkatkan fasilitas pengujian COVID-19 di seluruh negeri, dengan lebih dari 303 juta pengujian telah dilakukan sejauh ini.

Sebanyak 303,750,077 tes telah dilakukan hingga Minggu, dari 1,474,606 tes dilakukan pada hari Minggu saja, kata data terbaru yang dikeluarkan oleh Dewan Riset Medis India (ICMR) pada hari Senin.