Baca kami | Dengarkan kami | Perhatikan kami | Ikut Acara Langsung | Matikan Iklan | hidup |

Klik bahasa Anda untuk menerjemahkan artikel ini:

Afrikaans Afrikaans Albanian Albanian Amharic Amharic Arabic Arabic Armenian Armenian Azerbaijani Azerbaijani Basque Basque Belarusian Belarusian Bengali Bengali Bosnian Bosnian Bulgarian Bulgarian Catalan Catalan Cebuano Cebuano Chichewa Chichewa Chinese (Simplified) Chinese (Simplified) Chinese (Traditional) Chinese (Traditional) Corsican Corsican Croatian Croatian Czech Czech Danish Danish Dutch Dutch English English Esperanto Esperanto Estonian Estonian Filipino Filipino Finnish Finnish French French Frisian Frisian Galician Galician Georgian Georgian German German Greek Greek Gujarati Gujarati Haitian Creole Haitian Creole Hausa Hausa Hawaiian Hawaiian Hebrew Hebrew Hindi Hindi Hmong Hmong Hungarian Hungarian Icelandic Icelandic Igbo Igbo Indonesian Indonesian Irish Irish Italian Italian Japanese Japanese Javanese Javanese Kannada Kannada Kazakh Kazakh Khmer Khmer Korean Korean Kurdish (Kurmanji) Kurdish (Kurmanji) Kyrgyz Kyrgyz Lao Lao Latin Latin Latvian Latvian Lithuanian Lithuanian Luxembourgish Luxembourgish Macedonian Macedonian Malagasy Malagasy Malay Malay Malayalam Malayalam Maltese Maltese Maori Maori Marathi Marathi Mongolian Mongolian Myanmar (Burmese) Myanmar (Burmese) Nepali Nepali Norwegian Norwegian Pashto Pashto Persian Persian Polish Polish Portuguese Portuguese Punjabi Punjabi Romanian Romanian Russian Russian Samoan Samoan Scottish Gaelic Scottish Gaelic Serbian Serbian Sesotho Sesotho Shona Shona Sindhi Sindhi Sinhala Sinhala Slovak Slovak Slovenian Slovenian Somali Somali Spanish Spanish Sudanese Sudanese Swahili Swahili Swedish Swedish Tajik Tajik Tamil Tamil Telugu Telugu Thai Thai Turkish Turkish Ukrainian Ukrainian Urdu Urdu Uzbek Uzbek Vietnamese Vietnamese Welsh Welsh Xhosa Xhosa Yiddish Yiddish Yoruba Yoruba Zulu Zulu

Ketua Dewan Pariwisata Afrika melihat Rebranding of Tourism by Education sebagai masa depan dalam Pariwisata

Ketua Dewan Pariwisata Afrika melihat Rebranding of Tourism by Education sebagai masa depan dalam Pariwisata
ditutup kembali
Ditulis oleh Juergen T Steinmetz

Universitas Terungkap di Rwanda mengadakan pertemuan virtual selama dua hari bertajuk “Pendidikan transformatif dengan program kursus singkat pasca COVID 19 Solusi untuk Pengangguran di Afrika.

  1. Menyusul munculnya pandemi, terjadi pergeseran ruang belajar dari platform fisik ke platform online, dan Revealed World University (RWU) di Rwanda merespons.
  2. Dalam acara dua hari Cuthbert Ncube, Ketua Dewan Pariwisata Afrika mengakui hubungan antara pariwisata, pembelajaran, dan pengangguran
  3. Diskusi tersebut berpusat pada cara-cara bagaimana membawa pendidikan transformatif yang akan membuat perbedaan dalam kehidupan dan komunitas Afrika sambil menangani masalah ketenagakerjaan dalam iklim saat ini.

Ini adalah misi dari Universitas Word Terungkap untuk membangkitkan para pemimpin yang diurapi roh yang akan memuridkan bangsa-bangsa di pasar. Rektor Universitas, Wakil Rektor, Kepala Eksekutif, dan pejabat tinggi lainnya dari Universitas ini menghadiri diskusi virtual penting awal bulan ini.

Perwakilan dari mitra universitas juga hadir seperti African Tourism Board, World Women Leading Change, Women of Value Africa, dan International University of Management and Administration.