Draf Otomatis

Baca kami | Dengarkan kami | Perhatikan kami | Ikut Acara Langsung | Matikan Iklan | hidup |

Klik bahasa Anda untuk menerjemahkan artikel ini:

Afrikaans Afrikaans Albanian Albanian Amharic Amharic Arabic Arabic Armenian Armenian Azerbaijani Azerbaijani Basque Basque Belarusian Belarusian Bengali Bengali Bosnian Bosnian Bulgarian Bulgarian Catalan Catalan Cebuano Cebuano Chichewa Chichewa Chinese (Simplified) Chinese (Simplified) Chinese (Traditional) Chinese (Traditional) Corsican Corsican Croatian Croatian Czech Czech Danish Danish Dutch Dutch English English Esperanto Esperanto Estonian Estonian Filipino Filipino Finnish Finnish French French Frisian Frisian Galician Galician Georgian Georgian German German Greek Greek Gujarati Gujarati Haitian Creole Haitian Creole Hausa Hausa Hawaiian Hawaiian Hebrew Hebrew Hindi Hindi Hmong Hmong Hungarian Hungarian Icelandic Icelandic Igbo Igbo Indonesian Indonesian Irish Irish Italian Italian Japanese Japanese Javanese Javanese Kannada Kannada Kazakh Kazakh Khmer Khmer Korean Korean Kurdish (Kurmanji) Kurdish (Kurmanji) Kyrgyz Kyrgyz Lao Lao Latin Latin Latvian Latvian Lithuanian Lithuanian Luxembourgish Luxembourgish Macedonian Macedonian Malagasy Malagasy Malay Malay Malayalam Malayalam Maltese Maltese Maori Maori Marathi Marathi Mongolian Mongolian Myanmar (Burmese) Myanmar (Burmese) Nepali Nepali Norwegian Norwegian Pashto Pashto Persian Persian Polish Polish Portuguese Portuguese Punjabi Punjabi Romanian Romanian Russian Russian Samoan Samoan Scottish Gaelic Scottish Gaelic Serbian Serbian Sesotho Sesotho Shona Shona Sindhi Sindhi Sinhala Sinhala Slovak Slovak Slovenian Slovenian Somali Somali Spanish Spanish Sudanese Sudanese Swahili Swahili Swedish Swedish Tajik Tajik Tamil Tamil Telugu Telugu Thai Thai Turkish Turkish Ukrainian Ukrainian Urdu Urdu Uzbek Uzbek Vietnamese Vietnamese Welsh Welsh Xhosa Xhosa Yiddish Yiddish Yoruba Yoruba Zulu Zulu

Pulau turis Zanzibar melarang penjualan alkohol

Pulau turis Zanzibar melarang penjualan alkohol
Pulau turis Zanzibar melarang penjualan alkohol

Penangguhan penjualan minuman beralkohol tidak akan memengaruhi hotel turis kelas atas dan perusahaan lain yang melayani pengunjung asing

  • Zanzibar telah menangguhkan impor, penjualan, dan konsumsi minuman beralkohol
  • Penjualan bir, anggur, dan minuman beralkohol hanya akan terbatas pada hotel yang melayani pengunjung asing
  • Perekonomian Zanzibar sebagian besar bergantung pada pariwisata dan perdagangan internasional

Pulau wisata Samudera Hindia Zanzibar telah menangguhkan impor, penjualan dan konsumsi minuman beralkohol selama Bulan Suci Ramadhan dengan peringatan keras kepada pemasok dan penjual alkohol di pulau itu.

Eksekutif Dewan Minuman Keras Zanzibar mengatakan dalam pemberitahuannya minggu ini bahwa penangguhan penjualan minuman beralkohol tidak akan mempengaruhi hotel turis kelas atas dan tempat rekreasi dan akomodasi lainnya yang melayani pengunjung asing.

Dewan mengatakan keputusan untuk menutup toko minuman keras dirinci dalam bagian 25 (3) (4) yang melarang impor dan penjualan minuman keras selama Bulan Suci Ramadhan.

Penjualan bir, anggur, dan minuman beralkohol hanya akan terbatas pada hotel dan perusahaan lain yang melayani pengunjung asing yang berkeliling pulau.

Larangan minuman beralkohol diberlakukan setelah pemerintah pulau memperhatikan bahwa beberapa orang dan perusahaan, termasuk bar, telah menentang perintah tersebut dengan terus menjual dan mengonsumsi alkohol selama Bulan Suci Ramadhan yang diperingati di pulau itu.

Zanzibar adalah mayoritas Muslim dan semua penduduk diharapkan untuk mengikuti praktik Islam puasa dari fajar hingga senja selama Ramadhan. Restoran tetap tutup pada siang hari dengan lebih sedikit orang di jalanan.

Dengan populasi sekitar 1.6 juta orang, perekonomian Zanzibar sangat bergantung pada pariwisata dan perdagangan internasional.

Dengan mengandalkan posisi geografisnya di Samudra Hindia, Zanzibar sekarang memposisikan dirinya untuk bersaing dengan negara pulau lainnya dalam hal pariwisata, minyak, dan sumber daya laut lainnya.

Jaringan hotel internasional telah membangun bisnis mereka selama lima tahun terakhir, menjadikan pulau ini salah satu kawasan investasi hotel terkemuka di Afrika Timur.

Presiden Zanzibar Dr. Hussein Mwinyi mengatakan bahwa pemerintahnya sekarang sedang mencari lebih banyak investor dalam layanan hotel dan pariwisata dengan harapan baru untuk menjadikan Pulau Samudra Hindia ini sebagai tujuan wisata yang kompetitif.

Pulau ini telah menjadi target turis kelas atas, bersaing ketat dengan Seychelles, Mauritius, Comoro, dan Maladewa.

Wisata kapal pesiar menghubungkan pulau dengan pelabuhan Samudra Hindia lainnya di Durban (Afrika Selatan), Beira (Mozambik) dan Mombasa di pantai Kenya.