Selamat Datang di eTurboNews | eTN   Klik untuk mendengarkan teks yang disorot! Selamat Datang di eTurboNews | eTN

Klik disini ijika Anda punya berita untuk dibagikan

Pariwisata yang Dapat Diakses Berita Perjalanan Terkini eTN Berita Perjalanan Unggulan Berita World Tourism Network

1.3 Miliar Peluang Menarik Pengunjung Berbelanja Tinggi yang Sering Terabaikan

Nepal Peringati Hari Pariwisata Nasional 2023
Nepal Peringati Hari Pariwisata Nasional 2023
Ditulis oleh Juergen T Steinmetz

Dengan lebih dari 1.3 miliar orang di seluruh dunia yang hidup dengan disabilitas dan populasi global yang menua dengan cepat, pariwisata yang dapat diakses bukan sekadar tanggung jawab sosial—melainkan peluang ekonomi.

Pariwisata yang aksesibel telah melampaui batas dan menjadi salah satu sektor dengan pertumbuhan tercepat dan paling berpengaruh dalam industri perjalanan global. Inilah wawasan utama dari Laporan Tren Pariwisata yang Aksesibel.

Laporan tersebut mengungkap bahwa destinasi yang mengutamakan desain universal dan layanan inklusif tidak hanya memenuhi kebutuhan sosial yang penting tetapi juga menjaring segmen wisatawan setia yang gemar berbelanja dan mendambakan perjalanan bebas hambatan.

Spanyol muncul sebagai pelopor yang jelas dalam lanskap dinamis ini. Negara ini menonjol baik sebagai destinasi utama yang menyambut wisatawan internasional dengan kebutuhan aksesibilitas maupun sebagai pasar asal wisatawan Spanyol yang dinamis yang mencari pengalaman inklusif di luar negeri. Data dari tahun 2024 menggarisbawahi peran ganda Spanyol yang unik, menyoroti daya tariknya dan pengaruhnya yang semakin besar dalam perjalanan aksesibilitas di seluruh dunia.

Di antara temuan-temuan utama, Amerika Serikat memimpin sebagai pasar masuk Spanyol yang paling menguntungkan untuk pariwisata aksesibel, dengan wisatawan Amerika menghabiskan rata-rata €273 per hari, didorong oleh keinginan untuk pengalaman budaya dan warisan premium. Sementara itu, Inggris dan Prancis bersama-sama menyumbang lebih dari sepertiga wisatawan masuk dengan kebutuhan aksesibilitas, yang lebih menyukai liburan pantai yang cerah dan liburan singkat di kota-kota budaya, yang seringkali difasilitasi oleh perjalanan kereta api yang aksesibel. Jerman melengkapi pasar masuk teratas, dengan minat yang meningkat pada wisata alam, kesehatan, dan anggur.

Wisatawan Spanyol dengan kebutuhan aksesibilitas juga sama-sama berjiwa petualang, dengan Prancis, Italia, dan Portugal menjadi destinasi internasional pilihan utama mereka, sementara Amerika Serikat menjadi pilihan utama untuk perjalanan jarak jauh. Segmen wisatawan senior (di atas 60 tahun) mendominasi arus wisatawan masuk dan keluar, meskipun wisatawan yang lebih muda—yang termotivasi oleh festival, acara olahraga, dan wisata petualangan yang mudah diakses—semakin banyak.

Laporan tersebut menghubungkan momentum ini dengan meningkatnya kesadaran, meningkatnya aksesibilitas terhadap informasi, dan teknologi inovatif yang memungkinkan wisatawan membuat rencana dengan yakin.

Ada banyak organisasi di seluruh dunia yang berspesialisasi dalam pariwisata yang mudah diakses. Salah satu segmennya adalah Ageless Tourism Initiative yang berbasis di AS, bagian dari World Tourism Network, melayani ceruk pasar untuk pelancong berusia 60+

Wisatawan dewasa kini menghabiskan lebih dari $157 miliar per tahun, dengan wisatawan berusia 60 tahun ke atas diproyeksikan akan melakukan hingga 1.6 triliun perjalanan pada tahun 2050. Kelompok demografi ini menyumbang 88% dari pengeluaran perjalanan premium (Organisasi Pariwisata Dunia). Selain itu, mereka yang berusia 85 tahun ke atas merupakan segmen dengan pertumbuhan tercepat di dunia pariwisata, dan mereka mencari pengalaman perjalanan yang bermakna.

Tentang Penulis

Juergen T Steinmetz

Juergen Thomas Steinmetz terus bekerja di industri perjalanan dan pariwisata sejak remaja di Jerman (1977).
Dia menemukan eTurboNews pada tahun 1999 sebagai buletin online pertama untuk industri pariwisata perjalanan global.

Tinggalkan Komentar

Klik untuk mendengarkan teks yang disorot!